Saturday, 25 June 2016

Jangan Takut Soal Rezeki dalam Berumah Tangga




http://www.dekamuslim.com/2016/06/jangan-takut-soal-rezeki-dalam-berumah.html



“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” 
(QS. An-Nur: 32) 


“Aku sudah izin. Tapi jangan kaget, aku enggak dapat pesangon.” 
“Ya, Allah… Terus??” 
“Ya, cuma dapat gaji bulan ini. Mungkin karena aku masih punya hutang sama boss.” 
“Oohh…” 

Wednesday, 22 June 2016

5 Model Mukena Cantik untuk Ramadhan


ttp://www.dekamuslim.com/2016/06/5-model-mukena-cantik-untuk-ramadhan.html


Halo, temans. Bagaimana kabarnya di pertengahan bulan Ramadhan ini? Masih semangat melaksanakan ibadah puasa, kan? Khusus untuk ibu-ibu, emak-emak, mbak-mbak dan para muslimah semua, biar tambah semangat, yuk, baca artikel tentang mukena dari saya berikut ini. Siapa tahu ada yang kepingin beli mukena untuk menambah semangat beribadah di bulan suci ini, plus untuk shalat ied di Hari Raya Idul Fitri nanti :).

Tuesday, 21 June 2016

[REVIEW BUKU] Kisah Romance yang Segar dan Manis dalam "Strawberry Cheesecake"



http://www.dekamuslim.com/2016/06/review-buku-kisah-romance-yang-segar.html



Haduuhhh…. Ini "hutang" yang sudah lama banget belum saya bayar! Maafkan saya, Mbak Ayuwidya :). 

Iya, saya sudah menerima buku karya mbak Ayu ini langsung dari penulisnya sejak tanggal 25 April 2016 lalu, dan sekarang baru sempat posting review-nya. Appaaa??? Hiks… tak usahlah mengemukakan berbagai dalil sebagai alasan. Lebih baik, langsung simak aja, ya, review buku yang semanis dan sesegar stroberi ini :).

Sunday, 12 June 2016

Semangat Ramadhan yang Hadir Terlambat



http://www.dekamuslim.com/2016/06/semangat-ramadhan-yang-hadir-terlambat.html
credit



Blog ini memang serupa buku diary. Jadi biarkan saya menuliskan apapun buah pikiran ataupun uneg-uneg di sini. Sekali-dua kali-atau berkali-kali, ya, biarlah. Toh, menulis -khususnya di blog ini- bagi saya salah satunya adalah sebagai sarana self healing. Seperti yang terjadi saat ini, adalah masa penyembuhan saya dari sakit (yang sebenarnya sakit biasa saja, sih). Cuma sekawanan flu dan rekan-rekannya yang kemarin sempat mampir ke tubuh saya. Tapi, mereka telah merampas kebahagiaan saya. (eh, kok jadi menyalahkan pihak/hal lain? Bukankah bahagia itu kita sendiri yang menciptakan? Haha.). Dan hari ini, kondisi saya sudah membaik. Alhamdulillah.

Tuesday, 31 May 2016

Ciptakan #BahagiadiRumah dengan Banyak Bersyukur



http://www.dekamuslim.com/2016/05/ciptakan-bahagiadirumah-dengan-banyak.html



Saya bisa menulis di blog ini, saya bahagia. 
Saya bisa berselancar di dunia maya, saya bahagia. 
Saya bisa makan bersama suami dan anak-anak, saya bahagia. 
Saya bisa setiap hari bersama suami dan anak-anak, saya bahagia.

Ya, saya bahagia pada kondisi-kondisi seperti di atas, dan pada banyak kondisi lainnya, karena saya memang ingin bahagia. Demikian pula, saya #BahagiadiRumah karena saya setiap hari bersama suami dan anak-anak. Karena saya ingin bahagia bersama mereka. 

Saturday, 28 May 2016

[Profil Blogger-5] Liza Fathiariani






Halo temans, tiba saatnya saya menuliskan kembali tentang Profil Blogger di blog Berbagi Cerita ini. Saya pertama kali mengenal blogger ini ketika akan ikut sebuah Giveaway (GA) yang digelarnya. Ya, akan ikut, karena akhirnya saya tidak ikut dengan alasan kesulitan mendapatkan ide tulisan :). Lalu, pada GA yang kembali digelar (entah GA ke berapa yang beliau adakan), saya pun berkesempatan mengikutinya. Tema GA-nya masih sama dengan yang sebelumnya, yaitu tentang gangguan penyakit jiwa. Nah, sudah bisa menebak siapa blogger yang saya maksud? Pasti teman bloggers sudah banyak yang tahu, yaa. Yap, dialah mbak Liza Fathiariani atau lebih dikenal dengan Liza Fathia.

Wednesday, 25 May 2016

Indonesia Yakin #PakaiPampers Go To Surabaya: Perayaan Pampers untuk HUT Kota Pahlawan



http://www.dekamuslim.com/2016/05/indonesia-yakin-pakaipampers-go-to.html



Saya: “Mas, Pampers ukuran L-nya habis, ya? Kok, saya cari-cari enggak ada.” 
Pramuniaga: “Yang merek apa, Bu? M*******, Pampers, atau…?” 
Saya: “Pampers.” 
Pramuniaga: “Iya, maksudnya mereknya apa?? Ooh, iya... iya… Sebentar saya carikan, ya.” 
Hmmm… Saya mulai geregetan, lalu si mas penjaga mini market baru tersadar akan kesalahannya :D.