Jajanan Saat Lebaran yang Selalu Ada di Nganjuk dan Kediri


Selain tradisi lebaran, baju lebaran, pasti yang enggak pernah ketinggalan dari momen Hari Raya Idul Fitri adalah jajanan dan kuliner khas lebaran. Hehe. Iya, kan, di manapun berada saat lebaran, sudah hampir pasti selalu ada jajanan ataupun kuliner khas lebaran? Nah, kali ini saya mau menulis tentang jajanan saat lebaran yang selalu ada di Nganjuk dan Kediri.

Mengapa yang ada di Nganjuk dan Kediri? Karena setelah menikah, saya selalu mudik ke dua daerah tersebut. Yap, kedua tempat itu adalah kampung halaman suami. Suami lahir di Nganjuk, lalu sempat tinggal di mbah Kediri saat sekolah menengah (SMU). Nah, setiap tahunnya saya selalu berjumpa dengan jajanan khas lebaran di kedua daerah tersebut yang memang hampir sama. Dan selama ini, ternyata saya belum sempat menuliskan tentang hal itu! *kebangetan gak, sih? 😁

Oke, berikut ini jajanan saat lebaran yang selalu ada di Nganjuk dan Kediri:

Madu Mongso

Setiap tiba di Nganjuk dan masuk rumah embah, sudah pasti ada jajanan ini di meja tamu. Di meja makan juga masih tersedia banyak, yang masih diwadahi baskom atau wadah lain. Iya, madu mongso ini biasanya dibungkusi kecil-kecil dengan plastik berpita dalam penyajiannya. Baik di Nganjuk dan Kediri, tampilannya kurang lebih sama.

Jajanan yang terbuat dari beras ketan hitam ini rasanya manis legit, maniiis banget. Untuk proses pembuatannya, beras ketan hitam dibuat tape dahulu, lalu diolah kembali dengan tambahan santan dan gula.

Sumber gambar: www.masakkue.com

Meski tiap tahun ketemu dengan jajanan yang satu ini, tapi kami enggak pernah bosan. Saya sendiri selalu mengambil satu-dua bungkus dalam sekali duduk. Hihihi.

Baca juga: Di Pelosok Nganjuk pun, Ada Roro Kuning yang Memesona.


Tape Ketan

Jajanan saat lebaran di Nganjuk dan Kediri yang enggak pernah absen selanjutnya adalah tape ketan. Tampaknya semua orang Indonesia sudah tahu, ya, apa dan bagaimana itu tape ketan? Yap, jajanan yang punya rasa manis berpadu asam dan menyegarkan ini terbuat dari beras ketan. Rasanya yang asam didapat dari bahan ragi tape yang enggak boleh ketinggalan.

Sumber gambar: harianresep.blogspot.co.id

Kalau di Nganjuk, biasanya tape ketan dikemas dalam bungkusan daun pisang. Ada juga yang diwadahi gelas plastik kecil-kecil. Nah, di Kediri kebalikannya. Lebih banyak saya jumpai yang diwadahi gelas plastik. Keduanya sama-sama enak, sih. Tapi kalau saya lebih suka yang dibungkus daun pisang. Lebih sedep gitu istilahnya. Hehe. Tapi kalau lagi makan sama anak-anak kecil, saya lebih suka yang diwadahi gelas plastik. Soalnya lebih minim belepotannya. Hihihi.


Opak Gambir

Jajanan yang satu ini juga selalu nangkring manis di toples-toples meja tamu saat lebaran di Nganjuk dan Kediri. Kue kering yang terbuat dari tepung beras ini rasanya manis-gurih. Karena bahannya ada santan juga selain gula.

Sumber gambar: resepkuekering87.blogspot.com

Biasanya anak-anak yang lebih suka dengan jajanan ini, karena mungkin kriuk-kriuk manis gitu, ya. Kalau saya sendiri, suka tapi enggak suka banget, sih. Lebih suka mengambil madu mongso atau tape ketannya 😁.


Nah, itu dia tiga jenis jajanan saat lebaran yang selalu ada di Nganjuk dan Kediri. Banyak juga jajanan-jajanan lain yang tersaji, namun setahu saya, ketiga jenis jajajan itulah yang selalu ada di setiap meja tamu rumah-rumah di Nganjuk dan Kediri. Nah, kalau jajanan khas lebaran di daerah teman-teman ada apa saja? Share, yuk!



1 comment

  1. Opak Gambir nih kalo di tempatku namanya semprong mbak

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.