Mengapa Berburu Baju Lebaran?


Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah insya Allah tinggal beberapa hari lagi. Hari besar yang sangat istimewa bagi umat Islam di dunia ini sudah pasti sangat dinantikan. Tak terkecuali muslim Indonesia, selalu gembira jika lebaran tiba. Banyak hal biasanya dipersiapkan untuk merayakannya. Mulai persiapan hidangan di hari raya, hingga berburu baju lebaran pun kerap dilakukan.


Sumber gambar: pexels.com

Tapi kadang terbersit tanya yang berulang, mengapa berburu baju lebaran? Bukankah yang terpenting di hari raya itu kita tampil baik, bersih, syar'i (sesuai syariat), dengan pakaian terbaik kita (meski bukan pakaian baru)? Kenapa mesti baju baru?

Mungkin karena tradisi, ya. Kalau lebaran enggak pakai baju baru, tuh, kurang afdhol. Sudah adatnya kalau menjelang lebaran orang-orang beli baju baru. Lihat saja toko-toko pakaian pasti ramai jelang lebaran. Kemudian kita melihat, orang lain pakai baju baru, masa kita enggak? Padahal kita, kan, mampu beli? 

Atau, karena mengartikan bahwa pakaian terbaik itu, ya, yang paling baik (hihi.. of course). Nah, paling baik itu bisa jadi mesti beli yang baru. Karena baju yang lama sudah kurang baik (?). Kalau kita mampu beli baju baru demi bisa memakai pakaian terbaik, kenapa enggak?

Baca juga: Memilih Baju Tunik untuk Penampilan Muslimah yang Syar'i.

Ada lagi, teman-teman atau saudara-saudaranya anak-anak kita, di hari raya Idul Fitri biasanya banyak yang pakai baju baru. Kasihan, kan, jika anak-anak kita enggak seperti mereka?


Sumber gambar: pexels.com

Hemm.. sepertinya memang ada bermacam alasan, ya, mengapa berburu baju lebaran menjelang Idul Fitri itu adalah hal yang lumrah. Tapi, kalau menurut saya, ada hal-hal yang perlu diperhatikan jika ingin berburu baju lebaran. Seperti berikut ini:
  • Memang di Hari Raya Idul Fitri kita dianjurkan memakai pakaian terbaik kita. Dan, tidak ada ayat Al-Qur'an maupun hadits yang melarang jika kita ingin membeli pakaian baru untuk berhari raya. Tapi, jika kita enggak mampu beli, ya, jangan dipaksakan. Jangan sampai kita lupa membayar zakat fitrah dan bershadaqah, lalu uang kita habis untuk membeli baju baru, misalnya. Na'udzubillahi min dzalik, ya.
  • Luruskan niat kita dalam berhari raya, bahwa kita sedang merayakan hari yang fitri, kembali ke fitrah, kembali suci. Dan, di hari itu bukan ajang untuk saling memamerkan pakaian-pakaian terbaik kita. Melainkan memakai pakaian terbaik untuk merayakan kefitrahan kita sendiri. Bukan untuk orang lain.
  • Tak perlu melihat orang lain, yang mungkin pada saat lebaran memakai baju-baju baru. Kembali pada niat kita.
  • Pada anak-anak kita yang mungkin enggak kita belikan baju baru untuk lebaran, berikan pengertian seperti di atas. Bahwa di Hari Raya Idul Fitri, yang disunnahkan adalah memakai pakaian terbaik, yaitu yang bersih, yang kita sukai, dan syar'i. Tidak harus memakai baju baru.

Baca juga: Seberapa Penting Make Up Saat Lebaran?

Seperti itulah hal-hal yang menurut saya perlu diperhatikan jika ingin berburu baju lebaran. Kalau saya sendiri, alhamdulillah saat ini sedang ada rezeki lebih untuk membelikan anak-anak baju baru, meski enggak semua serba baru. Karena ada empat anak yang pastinya membutuhkan lumayan banyak pengeluaran. Hehehe. Kalau teman-teman bagaimana? Beli baju baru juga buat lebaran? Cerita, dong 😊



No comments

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.