Pages

Laskar Pelangi, Film Inspiratif yang Mengesankan


Sebelumnya saya enggak pernah nonton film di bioskop. Tapi ketika film Laskar Pelangi rilis pada 26 September 2008, saya bertekad untuk menontonnya. Dan gayung pun bersambut, teman-teman kuliah pada saat itu banyak pula yang berminat menontonnya. Kami pun kemudian pesan tiket bersama-sama. Lalu, petang itu ba'da Maghrib kami menyerbu bioskop untuk menonton film Laskar Pelangi 🤗.


Sumber foto: Wikipedia.

Teman-teman mungkin sudah tahu semua, ya, apa dan bagaimana film Laskar Pelangi ini. Film yang diadaptasi dari novel yang berjudul sama karya Andrea Hirata ini mengambil setting tempat di daerah aslinya, yaitu Belitung. Film ini mengisahkan cerita perjuangan anak-anak yang bersekolah di SD Muhammadiyah Gantong, Belitung. Kondisi ekonomi yang minim dan sekolah yang reyot tak menyurutkan semangat anak-anak Laskar Pelangi ini dalam menuntut ilmu.

Baca juga: Laskar Pelangi, Buku Penyuntik Semangat Hidupku.

Film yang disutradarai oleh Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana ini diperankan oleh aktris dan aktor papan atas Indonesia, seperti Cut Mini, Slamet Rahardjo, Mathias Muchus, dan lain-lain. Sedangkan tokoh anak-anak diperankan oleh anak-anak asli Belitung yang bukan merupakan aktor/aktris. Jadi di film ini adalah penampilan (akting) mereka yang pertama kali.

Tapi jangan salah, meski baru sekali bermain peran pada sebuah film, akting anak-anak Belitung ini bagus banget, lho. Ikal yang tampak pemalu, Mahar yang tampak periang, Lintang yang pekerja keras, dan lain-lain. Adegan, mimik wajah, atau dialog yang mereka mainkan enggak kalah bagus dengan akting para aktor/aktris senior. Dan yang jelas, akting mereka tampak natural sekali.


Sumber data: Wikipedia.

Menit demi menit kami nikmati suguhan film Laskar Pelangi yang ada di layar lebar. Kami sesekali tersenyum, tertawa terpingkal-pingkal, tapi kadang pengen mewek juga. Bahkan saya dan teman sebelah bangku nangis bareng di beberapa adegan yang ditampilkan. Seperti saat ayah Ikal mengambil raport ke sekolah. Perjuangannya untuk bisa ke sekolah yang letaknya jauh dari rumah, dengan berdandan rapi dan wangi, kemudian mengayuh sepedanya dengan penuh harapan... Atau saat ayah Lintang meninggal. Mimik wajah yang ditampilkan Lintang dan teman-temannya sangat mewakili kesedihan yang hendak diceritakan...

Baca juga: Belitung, Still in My Dream.

Menurut saya film Laskar Pelangi ini menyuguhkan beberapa hal dengan sangat apik. Tentang pendidikan, kehidupan ekonomi masyarakat Belitung kala itu, tentang seni, hingga keindahan alam Belitung yang memukau. Pesan yang ingin disampaikan tampaknya juga bisa diterima penonton. Perjuangan anak-anak Laskar Pelangi dalam belajar, keikhlasan bu guru Muslimah dalam mengajar, ketulusan para orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya, dan sebagainya, sangat inspiratif.


Saya bukanlah penggemar film. Saya termasuk orang yang jarang menonton film. Tapi saya merasa film Laskar Pelangi ini sangat inspiratif dan mengesankan bagi saya. Biasanya, saya menonton film di televisi. Dulu sebelum menikah masih lumayan sering nonton film, tapi sekarang sudah hampir tak pernah. Hehe. Film-film yang saya tonton beragam, mulai dari drama, telenovela, film kolosal, film action, hingga film dokumenter. Mulai dari film dewasa hingga film kartun konsumsi anak-anak. Hehe.

Baca juga: Belajar Semangat Pantang Menyerah dari Film Happy Feet 2.

Saya suka beragam film. Dan Laskar Pelangi, adalah satu dari sedikit film yang paling berkesan di hati saya. Kalau teman-teman, apa film yang kalian sukai? Share, yuk! 😊


Referensi:
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Laskar_Pelangi_(film)



Diah Kusumastuti

Saya seorang ibu rumah tangga dengan 4 orang anak, Faiq, Fahima, Fauzia, dan Fahri. Asli Solo tapi sekarang berdomisili di Sidoarjo. Suka menulis tentang apa saja selama itu positif dan sebisa mungkin memberi manfaat bagi yang membaca. Menulis bagi saya adalah sarana refreshing dan agar otak terus bekerja :) Email: d3kusumastuti@gmail.com

3 comments:

  1. Saya suka banget dengan novel laskar pelangi, Mba. Dan sayangnya sampe saat ini saya belum nonton filmnya

    ReplyDelete
  2. Walaupun saya udah bloka-balik ke Belitung, ke museum Andrea Hirata, dan beberapa tempat yang jadi lokasi syuting film Laskar Pelangi..... sampai sekarang saya belum pernah nonton filmnya hahahahahaha

    ReplyDelete
  3. Karya anak bangsa paling favorit,.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.