Monday, 6 May 2019

8 Ide Aktivitas Anak Saat Ngabuburit di Bulan Ramadhan






Alhamdulillah... hari ini adalah hari pertama puasa Ramadhan tahun 1440 Hijriyah atau 2019 Masehi. Bagaimana kabar teman-teman muslim khususnya para ibu atau emak? Sudah siap menu buka puasa buat nanti sore? Atau lagi mikirin aktivitas apa saja yang asyik buat anak saat ngabuburit nanti? Yak, saya lagi mikirin itu juga!

Kalau tahun lalu hanya si sulung yang ikut belajar berpuasa, tahun ini si nomer dua juga ikutan belajar berpuasa. Alhamdulillah dia sudah enggak sabar menanti datangnya bulan Ramadhan sejak beberapa hari yang lalu. Nah, sebagai emak saya harus siap-siap, dong, mau diajak ngapain saja anak-anak yang puasa itu seharian. Pagi sampai sore harus ada aktivitas menarik di rumah. Pasalnya, kami enggak punya tetangga yang usianya sepantaran dengan anak-anak kami. Jadi biar enggak bosan dan kerasa lapernya berpuasa, kami harus bikin aktivitas-aktivitas yang menyenangkan.


Dulu saya sudah pernah menulis tentang Tips Mengisi Ramadhan yang Seru untuk Anak Usia Balita Hingga SD. Ada beberapa aktivitas anak sebagai pilihan dalam mengisi Ramadhan. Nah, sekarang lebih khusus saya ingin menulis ide aktivitas buat anak saat ngabuburit di bulan Ramadhan ini. Mengapa? Karena biasanya, sih, semakin mendekati waktu berbuka anak-anak semakin enggak sabar buat berbuka. Hehe. Jadi mereka perlu disibukkan dengan aktivitas-aktivitas yang positif.

Oh ya, teman-teman pasti sudah akrab sekali, ya, dengan istilah ngabuburit? Meski asal mula kata itu enggak ada hubungannya dengan puasa di bulan Ramadhan, tapi sekarang kata  "Ramadhan" dan "ngabuburit" sepertinya enggak terpisahkan di masyarakat Indonesia, ya? Ngabuburit yang asal katanya dari bahasa Sunda itu saat ini diartikan sebagai waktu menunggu azan Maghrib. Mungkin waktu lebih tepatnya adalah mulai dari saat sesudah 'Ashar hingga azan Maghrib berkumandang.

Oke, langsung saja, ya, ini dia 8 ide aktivitas anak saat ngabuburit di bulan Ramadhan ala kami:


Mengaji

Mengaji (tilawah atau membaca Al-Qur'an) di sini disesuaikan dengan usia anak, ya. Kalau sulung saya saat ini sudah bisa membaca Al-Qur'an, jadi ya baca Al-Qur'an. Sedangkan adiknya masih belajar membaca huruf Hijaiyyah metode Ummi jilid 3, ya itu yang dibaca.
Ngabuburit paling baik memang memperbanyak ibadah, sih, ya. Dan mengaji Al-Qur'an menjadi pilihan utama. Meskipun kadang anak-anak kurang bersemangat mengaji, sih. Tapi biasanya kalau mengajinya bersama-sama dengan adik/kakaknya jadi lumayan semangat. Hehe. Karena anak-anak kami enggak ikut TPQ di masjid, jadi ya mengajinya sama ibunya saja di rumah 😊.


Muraja'ah Surat-surat Al-Qur'an

Selain mengaji, muraja'ah atau menghafalkan kembali surat-surat dalam Al-Qur'an juga bisa sekali menjadi pilihan saat ngabuburit. Asyiknya, muraja'ah ini kan bisa dilakukan dengan fleksibel. Sambil menyiapkan menu berbuka, saya bisa menyimak muraja'ah dari anak-anak. Kalau belum hafal dan saya sedang repot, anak-anak bisa sambil mendengarkan hafalan dari smartphone. Hehe. Simpel.

Baca juga: Mengenalkan Ramadan pada Anak, Hindari Cara Negatif.


Baca Buku Bersama

Alhamdulillah anak-anak suka kalau dibacakan buku (kalau si sulung sudah bisa baca sendiri). Dari buku cerita hingga buku panduan aktivitas seperti foto di bawah ini, mereka suka. Yap, alhamdulillah di awal Ramadhan kami sudah memiliki buku ini. Buku yang cocok untuk anak TK dan di bawahnya ini berisi panduan aktivitas harian selama bulan puasa. Si nomor dua yang baru pertama kali puasa seneng banget punya buku ini. Minta dibacakan terus, juga rajin mewarnai gambar-gambarnya. Hehe.
 


Selain buku di atas, ada juga buku-buku lain yang sudah kami punyai sebelumnya. Saat ngabuburit, kami bisa membacanya bersama-sama. Ini pilihan yang menyenangkan 😊.



Menggambar atau Mewarnai

Menggambar atau mewarnai, tuh, sepertinya aktivitas yang disukai banyak anak, ya. Termasuk anak-anak saya. Selain buku di atas, ada juga buku-buku lain yang bisa diwarnai. Atau mereka bisa menggambar sesuka hati di buku gambar. Dengan aktivitas ini, biasanya waktu menunggu berbuka enggak akan terasa lama.



Bermain Aneka Permainan Sederhana

Permainan anak, tuh, banyak banget. Apalagi jika kita mau menengok permainan tradisional alias produk zaman dulu. Wah... banyak banget! Untuk ngabuburit, sebaiknya pilih permainan yang indoor saja. Saya memakai buku seperti dalam foto di bawah ini sebagai panduan bermain (soalnya saya banyak yang lupa juga, hahaha..). Kita bisa mengajak anak-anak bermain Congklak/Dakon, Cublak-cublak Suweng, Bekel, Tebak-tebakan, dan lain-lain. Kalau bosan dengan satu permainan, bisa langsung ganti yang lain. Asyik, lho 😊.


  

Bikin-bikin Mainan

Bikin-bikin mainan juga bisa jadi ide yang lain untuk mengisi waktu ngabuburit. Melipat-lipat kertas atau origami, membuat mainan dari kardus bekas, dari botol-botol bekas, dan lain-lain. Selain untuk membunuh waktu selama menunggu waktu berbuka, hasil mainannya bisa untuk bahan bermain di lain waktu 😊.


Membantu Menyiapkan Menu Buka Puasa

Ini biasanya yang paling tertarik adalah anak perempuan. Tapi banyak juga, sih, anak laki-laki yang ikut terjun ke dapur. Hehe. Siapkan kesabaran dulu, ya, jika aktivitas ini jadi pilihan selama ngabuburit. Karena biasanya adaaaa saja hal-hal yang kurang berkenan pada kita. Entah es yang tumpah, sayuran yang diiris sembarang, tempe yang dicacah semaunya, dan sebagainya 😄. Tapi dari aktivitas ini, selain untuk mengisi waktu ngabuburit juga akan menjadi pengalaman dan proses belajar yang menyenangkan buat anak.


Jalan-jalan

Pilihan jalan-jalan biasanya menjadi pilihan terkahir buat kami. Karena, ya, kami jarang jalan-jalan saat ngabuburit. Hehehe. Sambil jalan-jalan, biasanya kami akan membeli makanan atau minuman untuk berbuka puasa. Biasanya juga, yang jalan-jalan hanya anak-anak dan ayahnya. Karena saya enggak suka buru-buru pulang nantinya saat jelang Maghrib. Kalau anak-anak, sih, suka banget kalau diajak jalan-jalan saat ngabuburit  😄.

Baca juga: Buka Puasa di Zaman Digital: Sibuk dengan Medsos!

Nah, itu dia teman-teman 8 ide aktivitas anak saat ngabuburit di bulan Ramadhan. Kalau menurut saya, yang penting aktivitasnya asyik, tapi tidak menguras tenaga. Dan, kedelapan aktivitas itu enggak semuanya bisa/harus dilakukan bersamaan, ya. Bisa pilih salah satu atau salah dua dan tiga. Hehe. Oh ya, dalam memilih aktivitas-aktivitas itu sebaiknya yang disukai anak, ya. Tapi untuk mengaji dan muraja'ah, sebaiknya dimotivasi agar suka (saya juga masih belajar soal ini 😊). Kalau teman-teman bagaimana, apa saja aktivitas anak saat ngabuburit? Share di kolom komen, dong 😊.




4 comments:

  1. Kebetulan nih baru banget ngajarin anakku yg masih balita utk puasa...bisa dicoba nih tipsnya 😊

    ReplyDelete
  2. Aku ngabuburitnya hunting takjil, mbak hahaha

    ReplyDelete
  3. Anak saya ngabuburitnya main game online sama abinya, hihi

    ReplyDelete
  4. hehehe waktu kecil ngabuburitku adalah nongkrong didapur melihat orang-orang masak. kadang kalo lagi jail, suka diem-diem nyicipin terus batal deh! tapi nggak ngaku hahahaha

    baca postingan ini selain terinspirasi buat mikirin aktivitas yang seru buat para krucil disekeliling rumah (sekarang mereka lagi demen main mercon hhh sebel) jadi nostalgia deh jaman kecil kaya gimana

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.

Kumpulan Emak Blogger

WARUNG BLOGGER


Blogger Perempuan



Ibu-ibu Doyan Nulis


Mom Blogger Community


Followers

© 2016 DeKa | Powered by Blogger | Template by Enny Law