Saturday, 25 May 2019

Aplikasi yang Digunakan Selama Ramadhan, Penting Enggak, Sih?


Halo, temans. Selama Ramadhan, bagaimana aktivitas kalian? Apakah terjadwal dengan baik? Apakah teman-teman punya aplikasi-aplikasi khusus untuk bulan Ramadhan ini? Hemm... Sebenarnya, aplikasi yang digunakan selama Ramadhan, penting enggak, sih?


Sumber gambar: pexels.com

Kalau saya sendiri, untuk saat ini jujur enggak punya aplikasi khusus yang menemani aktivitas puasa Ramadhan. Sejak dulu hingga sekarang, sejak belum tahu hingga sudah tahu (bahwa ada banyak aplikasi pendukung saat puasa), saya belum tertarik untuk memasang aplikasi-aplikasi itu di handphone (hape) saya.

Saya punya aplikasi pendukung ibadah harian. Mungkin teman-teman juga sudah tahu, ya, tentang aplikasi ini. Namanya Muslim Pro. Di dalam apps ini banyak sekali fitur yang membantu kita untuk beribadah lebih baik. Mulai dari waktu shalat yang mengingatkan kita untuk shalat di awal waktu, Al-Qur'an (lengkap 30 juz dengan artinya), arah kiblat, Asmaul Husna, zikir/tasbih, inspirasi harian, dan lain-lain (seperti terlihat pada gambar di atas).

Saya suka dengan fitur-fitur yang terpasang di apps ini. Sering sekali membantu memperbaiki ibadah harian. Seperti misalnya shalat di awal waktu, membaca ayat-ayat Al-Qur'an (atau ayat pilihan) lebih sering beserta artinya, mengingatkan dengan kata-kata mutiara ataupun cuplikan hadits, dan lain-lain.

Nah, apps Muslim Pro ini juga saya gunakan dalam keseharian di bulan Ramadhan. Menurut saya, di bulan Ramadhan tinggal menambah kuantitas dan kualitas ibadahnya saja. Kalaupun ada amalan puasa yang lain, hanya sedikit saja misalnya shalat tarawih. Jadi, saya enggak atau belum berminat untuk menambah dengan apps lainnya.


Aplikasi Muslim Pro.

Karena menurut saya pribadi, saya belum mampu jika harus menggunakan banyak apps khusus untuk bulan Ramadhan. Maklum, emak rempong. Hehehe. Punya satu apps pendukung ibadah saja, kadang bukanya jarang-jarang. (Sok) sibuk menemani anak-anak bermain, sibuk memasak, dan mengerjakan hal-hal urusan rumah tangga yang lain. Atau, kalah sama buka-buka medsos 😄 *tutup muka*

Baca juga: Blogger dan Media Sosial, Antara Dulu dan Sekarang.

Dan memang, menurut saya lagi, penting atau enggak penting aplikasi yang digunakan selama Ramadhan, tergantung kita sendiri. Beberapa pertimbangannya seperti berikut ini:

  • Apakah aplikasi-aplikasi itu benar-benar kita butuhkan? Banyak sekali apps pendukung puasa Ramadhan, seperti apps untuk mengetahui jadwal kajian, untuk belajar hadits-hadits, hingga untuk mencari inspirasi harian menu berbuka dan sahur. Hehe. Tapi, apakah kita benar-benar butuh berbagai apps itu? Jangan-jangan kita lebih suka melihat kajian keislaman di YouTube, misalnya 😊.
  • Apakah bisa menejemen waktu dengan baik? Jangan-jangan nantinya berbagai aplikasi yang telah kita instal dan terpasang manis di hape tersebut hanya menuh-menuhin memori. Sedangkan kita jarang sekali bisa membukanya karena kesibukan kita. Kita enggak bisa memenej waktu, kapan harus buka apps ini kapan buka apps itu.. Sayang, kan, jadi mubadzir?
  • Apakah berbagai aplikasi itu ikhlas kita gunakan? Atau hanya sekadar untuk gaya-gayaan? Hehe. Jleb, yak. Jangan sampai kita punya banyak apps pendukung puasa hanya untuk kita pamerkan saat berkumpul dengan teman-teman.
  • Apakah memori hape cukup? Nah, ini termasuk masalah utamanya. Hehe. Sebelum mengunduh berbagai aplikasi pendukung ibadah puasa, kita lihat dulu memori hape yang tersisa. Jika memori hape enggak cukup untuk menambah aplikasi yang digunakan selama Ramadhan, mungkin enggak perlu dipaksakan. Ada banyak jalan, kan, untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah puasa kita?
Baca juga: Pengalaman Menggunakan OPPO F9.

Itu dia beberapa pertimbangan yang saya pikirkan jika punya banyak aplikasi yang digunakan selama Ramadhan. Saya takut mubadzir. Jadi, untuk saat ini saya pikir enggak penting punya banyak aplikasi. Cukup satu saja (dan digunakan di luar bulan Ramadhan juga), dan dimaksimalkan penggunaannya. Insya Allah apps-nya akan lebih bermanfaat. Kalau teman-teman, bagaimana? 



1 comment:

  1. Radio streaming untuk mendengar adzan sesuai waktu setempat mba

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.

Kumpulan Emak Blogger

WARUNG BLOGGER


Blogger Perempuan



Ibu-ibu Doyan Nulis


Mom Blogger Community


Followers

© 2016 DeKa | Powered by Blogger | Template by Enny Law