Saturday, 24 November 2018

Blogger dan Media Sosial: Antara Dulu dan Sekarang



Kalau tema empat hari pertama #BPN30dayChallenge2018 kemarin semuanya tentang blogging, maka di hari kelima ini agak berbeda. Hari ini kita diajak berpikir tentang media sosial. Tapi, sepertinya saya belum bisa move on dari bahasan blogging. Jadilah judul tulisan ini seperti di atas, Blogger dan Media Sosial: Antara Dulu dan Sekarang. Hehe.

Dulu, Media Sosial Belum Dianggap Penting
Dulu, sebagai blogger yang hanya suka-suka menulis, tanpa pernah ada kerjasama dengan pihak lain (brands), saya enggak begitu perhatian pada medsos. Mau ngisi konten apapun di medsos, enggak peduli pada nilai-nilai tertentu. Nulis status, ya, nulis saja. Nulis kejadian sehari-hari, atau share tulisan dari blog yang isinya curhatan, dan enggak pernah ngiklan. Hehe.

Tapi, ya, untungnya sejak dulu saya enggak pernah yang neko-neko, sih. Seingat saya, saya enggak pernah posting status Facebook (FB) atau ngetweet yang bernada negatif, menjelekkan pihak lain, mengandung unsur SARA, dll. Begitulah, rekam jejak saya di dunia maya insya Allah masih baik 😊.

Jadi intinya, antara ngeblog dan medsos di beberapa tahun yang lalu, tampaknya itu dua hal yang enggak dekat, deh. Ngeblog, ya, ngeblog aja. Enggak mikirin harus share ke medsos biar engagement bagus bla bla bla...

Dulu medsos yang saya punyai hanya FB dan Twitter. Keduanya saya buat di tahun 2009. Beberapa tahun berjalan, tetap hanya dua medsos itu yang menarik bagi saya. Ketika teman-teman blogger mulai ramai membuat akun Instagram (IG) di tahun 2013-2014, saya belum tertarik. Pikir saya, buat apa, sih, IG? Toh, saya enggak punya foto-foto yang bagus. Saya juga kurang suka fotografi. Emm.. trus buat apa coba?

Kemudian suatu hari salah satu teman blogger yang cukup dekat dengan saya, yaitu mbak Nunung Nurlaela (www.nunungnurlaela.com), tanya-tanya tentang IG. Beliau belum lama punya akun IG. Trus beliau nawarin, kenapa saya enggak coba bikin juga? Daripada nyimpen foto di FB terus, mendingan dikumpulkan di IG. Sambil dikit-dikit belajar fotografi juga. Kan, berguna juga buat ngisi konten blog 😊 (sesimpel itu alasannya 😄). Saya pun tergoda. Hingga akhirnya di tahun 2015 itu saya punya akun Instagram! Yey!

Baca juga: Terjajah Medsos.


Medsos sebagai media promo blogpost, bisa juga untuk campaign produk.

Kini, Media Sosial Tak Terpisahkan dari Blogger
Perkembangan dunia blogging ternyata melaju pesat dalam sekitar 5 tahun terakhir ini. Ngeblog ternyata enggak cuma sekadar nulis suka-suka, sudah itu selesai. Ternyata, blog bisa menjadi bagian dari digital marketing. Dan belakangan ini, marketing dengan menggunakan blog semakin ramai dilakukan. Dan terkait dengan marketing, blog saja ternyata tidak cukupP! Perlu media sosial untuk menjangkau pembaca (calon konsumen) lebih luas.


Maka keputusan saya untuk ikut membuat akun IG saya anggap tepat (terima kasih, Mbak Nunung 😍). Karena beberapa waktu setelah itu, ternyata medsos menjadi pertimbangan tersendiri bagi para klien sebelum menggunakan jasa blogger. Profil seorang blogger di akun-akun medsosnya, jumlah followers, feed IG, bisa menjadi pertimbangan klien (brands) untuk memutuskan jadi tidaknya bekerjasama dengan blogger. Selain kualitas blog sendiri tentunya.

Begitulah. Kini, media sosial tak terpisahkan dari blogger. Hingga banyak blogger (yang ingin menjadi lebih profesional) yang berjuang menambah followers akun-akun medsosnya dengan berbagai cara. Medsos yang dulu belum dianggap penting, sekarang menjadi kawan dekat dan tak terpisahkan bagi blogger. Hehe. Medsos yang dulu hanya untuk cuap-cuap sesuka hati, sekarang bisa menjadi ajang promo tulisan blog atau bahkan untuk campaign produk, endorse, dan sebagainya yang bisa menghasilkan duit!

Kalau teman-teman bagaimana, termasuk blogger yang sangat memperhatikan medsos demi meningkatkan kualitas diri sebagai blogger, atau santai-santai saja? Kalau saya, karena emak blogger rempong, jadi enggak begitu ngoyo menambah followers medsos atau memperbaiki feed IG, misalnya. Biarlah semua mengalir tanpa beban, yang penting emak rempong ini hepi. Hehehe.

Oke, happy blogging, temans!

16 comments:

  1. Waaah bagus nih tipsnya mbak. Media sosial kini memang bersinggungan dg aktivitas ngeblog. Media sosial menjadi tempat blogger membagikan tulisannya dan wadah mendapatkan informasi....intinya setiap blogger punya kriteria tersendiri ttg media sosial.

    ReplyDelete
  2. Karena sekarang banyak kecenderungan bisnis blog isinya iklan melulu aku jd males baca blog dulu lenih bervariasi deh ada personal, karya sastra, opini, tip and trik, dll dan kayaknya persahabatan antar blogger terjalin lbh erat tdk spt sekarang pembaca dianggap konsumen

    ReplyDelete
  3. Iya mba, biasanya udah sepaket ya. Blog dan socmed saat ikut event..
    Socmed digunakan utk meneruskan info postif dan bermanfaat ya yg lebih baik ^^

    ReplyDelete
  4. Samaaa, aku jg biarkan mengalir mba :p. Mungkin krn blm ada niat utk memonetize blog sih yaaa. Jd medsospun buatku hanya utk seneng2. Blm terlalu merhatiin feed nya :D. Yg ptg sesuai mood aja lg pgn posting apa :)

    ReplyDelete
  5. Sekarang malah banyak blogger yang menggunakan medsos hanya untuk keperluan blogging. Khususnya yang berbayar.

    ReplyDelete
  6. Untuk follower IG aku masih usaha sih mbak, dengan ikutan follow for follow di WAG. Tapi aku jarang ngecek juga mereka tetep follow atau malah unfollow...

    ReplyDelete
  7. iya, aku memperhatikan sosmed loh
    mulai menata feed ig walau kadang-kadang rusak. hahaha

    dan... ya begitulah
    teman2 pada takjub ketika aku bisa dapat duit dari sosmed. hohooo
    kekuatan bloger ini mah

    ReplyDelete
  8. Kalau aku belum begitu mengoptimalkan medsos utk branding sih mbak, rencananya ada, tapi urusan branding menurutku kita harus fokus dan ga bisa ikut-ikutan. Jadi pas ada waktu lebih, aku mau rebranding medsosku

    ReplyDelete
  9. iya yaaa.
    dulu sosial media cuma buat iseng iseng doang, sekalian buat album pribadi, tapi sekarang sudah beda. sekarang semua sosmed dijadikan media marketing.

    ReplyDelete
  10. Sekarang media sosial..jadi tempat sharing..dan banyak info bermanfaat juga , selain itu bisa dimaksimalkan buat bisnis online juga Khan...

    Pinter 2 kita aja memanfaatkan teknologi..

    ReplyDelete
  11. Aku dulu punya medsos buat syarat ikut kuis. Sekarang mah wajib punya karena jadi Blogger butuh medsos juga

    ReplyDelete
  12. Awal2 kenal medsos, saya malah belum kenal ngeblog. Pas kenal ngeblog masih belum aware jika keduanya bisa bersinergi.

    ReplyDelete
  13. ini.. ini .. betul banget mba, sekarang aku jadi pengabdi follower, pengabdi like sm pengabdi komen.. gils bnget pokoknya.
    apalagi IG sm twitter, dua sosmed ini pinter banget sekarang nyari uangnya, makanya aku rawat seperti anak sendiri.. hhee

    ReplyDelete
  14. Iya banget, dulu sosmed identik sama hal2 yg penuh mudharat, kalau sekarang banyak yg jd pengabdi sosmed karena ya ternyata banyak lho manfaatnya.

    ReplyDelete
  15. Sekarang medsos penting. Selain buat aktualisasi diri buat nyari duit juga ahaha

    ReplyDelete
  16. Ah, so sweet. Senang kenal denganmu, Mbak...memang medsos itu penting banget untuk blogger dan profesi apapun, penting ternyata. 😁😅

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.

Kumpulan Emak Blogger

WARUNG BLOGGER


Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Ibu-ibu Doyan Nulis


Mom Blogger Community


Followers

© 2016 DeKa | Powered by Blogger | Template by Enny Law