Monday, 6 August 2018

Asah Kreativitas dan Nge-game Seru Bareng Colour to Life Faber-Castell




"Faiq...!! Ayo, sudah! Sudah habis waktumu! Tuh, liat, jam berapa tadi janjinya? Ayo, matikan!"
"Bentar lagi, Mi..."
"Sudah, Faiq... Ayo, ganti aktivitas yang lain!"
"Trus ngapain??"
"Baca buku, kek. Nggambar, kek. Main bola, kek. Banyak, lah!"
"Bosen!"

Begitulah "adu mulut" yang kerap terjadi antara saya dengan si sulung, Faiq. Hiks, sedih juga sebenernya kalau ada "perang" seperti itu. Biasanya, kalau sedang libur sekolah Faiq suka nonton video di YouTube atau main game di hape ayahnya. Dan seringnya, dia kelamaan main, melebihi dari janji tentang waktu main yang telah kami sepakati sebelumnya.

Saya kadang bingung juga mencarikan bahan untuk aktivitas penggantinya. Membaca buku cerita, menggambar, mewarnai, main bola, bikin-bikin mainan, dan lain-lain, kadang enggak mudah diterima oleh si bocah kelas 2 SD itu. Kadang dia mau, tapi seringnya enggak. Huwaaa...!! Dan, hal itu menular juga pada Fahima, si adik. Bosen, begitu alasan mereka. Tapi kalau lihat YouTube atau main game mereka enggak bosen? Yap, saya masih kalah beradu kreativitas dengan konten-konten di YouTube dan game-game dari hape itu 😓.

Tapi hari Minggu kemarin aktivitas Faiq dan Fahima terselamatkan dengan hadirnya sesuatu yang baru untuk mereka (dan semoga ke depannya ada ide-ide serupa, sih). Aktivitas apakah itu?
Aha! Ada perpaduan antara aktivitas mewarnai dan menggambar, dengan bermain game di smartphone! Yes, Colour to Life dari Faber-Castell telah membawa angin segar baru buat Faiq dan Fahima 😻.




Colour to Life
Faber-Castell. Merek yang familiar sekali dengan kita semua, ya, pastinya. Sejak saya masih kecil, merek yang ada sejak tahun 1761 di Jerman ini sudah ada dan sudah menjadi "jaminan mutu' di masyarakat Indonesia. Waktu SD, saya seneng banget bisa memiliki pensil warna Faber-Castell. Kerennn gitu rasanya. Dan sampai saat ini pun, brand ini tetap menjadi yang terdepan dalam dunia menggambar dan menulis (pensil, pensil warna, spidol, dan semacamnya). Pensil Faiq juga Faber-Castell, loh. Hehe. 

So, saya seneng banget saat beberapa hari yang lalu paket Colour to Life (CTL) dari Faber-Castell ada di tangan. Colour to Life merupakan inovasi terbaru dari Faber-Castell yang memadukan aktivitas mewarnai secara konvensional dengan penggunaan teknologi Augmented Reality (apa itu AR, nanti ada keterangan di bawah, ya). Dengan perpaduan itu, membuat gambar yang diwarnai akan menjadi lebih hidup nantinya. 

Penasaran bagaimana isinya, saya bersama Faiq dan Fahima segera membukanya bersama-sama. Dan, wow! Saya seperti melihat barang impian di depan mata! Hihi, lebay, ya, mungkin. Tapi beneran, sebenarnya saya sudah lama ingin membeli paket buku mewarnai yang keren seperti ini. Yey! Sedangkan Faiq dan Fahima, langsung antusias ingin mewarnai 😍.

Eits, tunggu dulu. Jadi, apa saja isi paket Colour to Life itu? Yap, dalam satu paket CTL, ada 15 page-Augmented Reality Colouring Book (buku mewarnai Augmented Reality) dan 20 Connector Pens (semacam spidol, gitu). Plus ada buku kecil yang berisi semacam panduan teknik mewarnai dan merakit connector pens menjadi mainan kreatif.


Keseluruhan isi paket Colour to Life Faber-Castell.

Duh, apa saja, sih, itu? Oke, teman-teman baca tulisan ini sampai habis, ya. Karena akan saya ulas satu per satu 😍.

Buku mewarnai dalam CTL ini terdiri dari 15 lembar (halaman) dengan 5 jenis gambar yang masing-masingnya ada 3 model/posisi gambar yang berbeda. 5 jenis gambar itu adalah gambar kuda, gambar anak bermain pogo, gambar anak perempuan bergaun cantik (princes), gambar kucing yang sedang melukis, dan gambar pesawat terbang (dengan background yang berbeda-beda tentunya), dengan masing-masing 3 posisi yang berbeda. Jadi keseluruhan ada 15 gambar.


5 jenis gambar dalam buku Colour to Life (karakternya sudah diwarnai semua :)).

Selanjutnya, ada 20 Connector pens dalam CTL ini. Connector pens ini semacam spidol tapi bentuknya unik. Ujungnya dibuat bertingkat dan warna yang keluar tajam atau jelas gitu. Bagus lah pokoknya. Hehe. 20 connector pens ini terdiri dari warna-warna primer, sekunder, hingga tertier. Lumayan banyak, ya, ada 20 pilihan warna yang tersedia. 

Connector pens yang ada dalam CTL ini juga bisa banget dibikin mainan, lho, karena tutupnya memang dibuat "connect" gitu antara satu dengan yang lain. Jadi bisa dipasang-pasangkan. Kita bisa mengkreasikan sendiri bentuk-bentuk yang diinginkan.


Connector pen.

Faiq dan Fahima pun segera berkreasi, mewarnai gambar-gambar yang ada dalam Colouring Book CTL maupun bermain connector pens. Faiq yang kelas 2 SD sudah lumayan rapi dalam mewarnai. Sedangkan Fahima yang anak TK A itu awalnya masih belepotan hasil mewarnainya, tapi senengnya, dalam beberapa hari ini ada peningkatan bagus darinya 😍. Oiya, Faiq sementara ini baru mau mewarnai karakter-karakter yang ada dalam buku itu saja, tidak dengan background-nya. Lhoh? Iya, karena dia ingin buru-buru mencoba semua games dalam CTL! Katanya, yang penting karakternya dulu aja yang diwarnai, biar bisa buat nge-game! 
Eh, gimana?


Faiq asyik mewarnai.

Yah, namanya juga kids zaman now, ya, sudah akrab dengan gawai, sudah familiar dengan istilah Augmented Reality atau AR. Kalau teman-teman, sudah tahu apa itu AR? Mengambil dari Wikipedia, Augmented Reality atau diterjemahkan sebagai "realitas tertambah" adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

Gampangnya, teknologi AR ini bisa menjadikan gambar di buku kita kita menjadi hidup di smartphone. Jadi, nantinya karakter-karakter yang diwarnai dalam colouring book CTL akan bisa hidup di aplikasi Colour to Life di smartphone. 

Hasil mewarnai Faiq.
Hasil mewarnai Fahima (pakai kertas fotokopian :)).

Selama ini memang Faiq belum pernah bermain AR, sih. Tapi sudah lama ingin memainkannya sejak tahu ada produk-produk buku atau mainan yang bisa untuk AR. Tapi dengan alasan memori hape saya sudah penuh, jadi belum sempat mengunduh aplikasi-aplikasi pendukung untuk memainkannya. Hehe. Nah, melihat CTL ini saya kok jadi tertarik (soalnya ada aktivitas mewarnainya dulu). Jadilah saya unduhkan aplikasi CTL untuk bermain game yang tampaknya seru itu 😄.


Cara Memainkan Colour to Life
Sambil menunggui anak-anak mewarnai, saya membaca semua keterangan yang ada dalam paket CTL ini dan mencoba memahaminya. Dan ternyata simpel, kok. CTL ini menggabungkan aktivitas mewarnai dengan bermain games dalam sebuah aplikasi di smartphone. Gambar-gambar yang ada dalam colouring book CTL sudah disesuaikan dengan games CTL, makanya disebut Augmented Reality colouring book. Jadi nantinya, kita akan bermain game dalam aplikasi CTL menggunakan karakter-karakter yang kita warnai dalam colouring book CTL. Oke, untuk lebih jelasnya, begini urutan menggunakan CTL:

1. Download (unduh) aplikasi Colour to Life dari Google Play Store (bagi pengguna Android) atau dari App Store (bagi pengguna iOS). 


Aplikasi Colour to Life sebelum diunduh.



2. Warnai gambar-gambar yang ada dalam colouring book CTL.
3. Scan gambar yang telah diwarnai menggunakan aplikasi CTL yang diunduh tadi. Jarak minimal antara gambar yang di-scan dengan smartphone adalah 30 cm, ya. Dan smartphone harus tepat/lurus di atas gambar.
4. Karakter yang ada pada gambar akan menjadi "hidup" dalam bentuk animasi interaktif 3D (tiga dimensi).
5. Silakan berfoto-ria atau selfi/swafoto bersama karakter-karakter yang "hidup" tersebut (jika menginginkan).
6. Saatnya nge-game seru dengan 5 (lima) jenis games yang berbeda bersama karakter-karakter yang telah kita warnai.


Selfie dengan Colour to Life
Setelah Faiq dan Fahima selesai mewarnai dan saya selesai mengunduh aplikasi CTL, kami pun mulai membuka aplikasi CTL. Sesuai petunjuk, kami pun men-scan gambar yang telah diwarnai. Dan, taraaa! Karakter dalam gambar jadi hidup! Si kuda jadi bisa jalan ke kanan-kiri ketika kita sentuh, pesawatnya bisa terbang muter-muter, si princes bisa jalan dengan anggun, dan sebagainya.


Sebelum bermain game, kita foto dulu, ya. Asyik gitu foto bareng karakter game dengan teknologi augmented reality gini. Bisa foto selfie atau foto biasa. Gambar-gambar karakternya bisa kita besar-kecilkan, atau hadap kanan-kiri. Lalu kita pas-kan posisi kita dengan si karakter. Dan... Cekrek! Cekrek! Jadi, deh 😄.



Nge-game Seru dengan Colour to Life
Setelah berfoto-ria, kini saatnya kami mencoba main game CTL bersama dan bergantian. Hehehe. Iya, soalnya hapenya terbatas, sih 😉. Nah, apa saja games yang ada dalam CTL ini?
Ada 5 games seru di dalam Colour to Life, yaitu:

Giddy Up!


Dalam game Giddy Up! ini kuda kita ditantang untuk berlari sejauh yang kita bisa. Tapi tentu saja ada rintangan-rintangannya. Ini game pertama di CTL yang dimainkan Faiq, dan dia suka banget. Sebenarnya dia sudah sering, sih, main game serupa (dengan karakternya anak laki-laki atau perempuan), tapi kalau yang pakai kuda gini, Faiq baru sekali ini. Dan warna kudanya, hasil dari mewarnai sendiri 😉. Yey, asyik, kan?

Game ini memberikan manfaat untuk melatih kekuatan koordinasi tangan dan mata, melatih keterampilan motorik halus, meningkatkan perhatian dan konsentrasi, dan melatih refleks. Kalau saya dibandingin sama Faiq, jelas Faiq yang menang lah main ini. Dia refleksnya bagus, konsentrasinya juga terjaga. Yang tua kalah, lah 😄.


Pogo Boy



Yes, it's hopping time! But, do not fall into water! 

Game ini menggunakan karakter bocah laki-laki yang sedang main pogo. Mainan/alat yang buat loncat-loncat itu, loh. Ini sepertinya bisa lebih santai dari Giddy Up! ya, karena enggak lari terus. Tapi kalau enggak konsentrasi, ya, jatuh deh ke air. Hehehe.

Sama seperti Giddy Up!, game Pogo Boy ini juga bermanfaat untuk melatih kekuatan koordinasi tangan dan mata, melatih keterampilan motorik halus, meningkatkan perhatian dan konsentrasi, juga melatih refleks. Lagi-lagi, Faiq jauh lebih pinter mainin ini daripada saya! Haha.



Dress-Up Challenge



Ini yang paling disukai Fahima. Ya jelas lah, ya, ada princes cantik gitu sebagai karakternya 😉. Tapi kalau belum terbiasa mainnya, ya, masih bingung untuk seusia Fahima. Di game ini kita disuruh menghafal kostum yang dipakai oleh manequin dalam waktu sekitar 2 detik. Setelah itu ditutup layar, lalu manequin dimunculkan dengan baju dalam, dan kita disuruh memasangkan kembali bagian-bagian kostum yang dipakai tadi. So, how good is your memory? Hehe.

Game ini bermanfaat untuk menajamkan memori, juga meningkatkan perhatian dan konsentrasi kita. Btw, Fahima masih agak bingung juga mainin game ini. Awww 😁.


Balance Your Brain



Game dengan karakter kucing yang sedang melukis ini yang paling saya sukai. Hehehe. Soalnya kita dituntut konsentrasi dan tidak terkecoh dengan warna tulisan di bawah gambar yang harus ditebak benar atau salah. Koordinasi antara tangan, mata, dan otak dituntut banget, nih. 
Yes, it's time to balance that brain!

Jadi manfaat dari game ini, ya, untuk menstimulasi keseimbangan antara otak kanan dan kiri, meningkatkan perhatian dan konsentrasi, juga meningkatkan kecepatan otak dalam berfikir.


Safe Flight!



Fly up and away! 

Serupa tapi tak sama dengan Giddy Up! Sambil menjalankan pesawat terbang, kita harus hati-hati dengan adanya awan-awan di depan. Jangan sampai menabrak, ya 😄. Faiq dan Fahima juga suka main game ini.

Manfaat game Safe Flight! ini adalah melatih kekuatan koordinasi tangan dan mata, melatih keterampilan motorik halus, meningkatkan perhatian dan konsentrasi, dan melatih refleks.


Yap, selain seru banget nge-game CTL ini, ternyata manfaatnya banyak, ya. Jadi cocok juga, nih, sebagai salah satu media belajar anak-anak untuk menajamkan motorik halusnya, melatih konsentrasi, dan lain-lain seperti tersebut di atas.


Me Time dengan CTL
Selain Faiq dan Fahima yang senang dengan kehadiran Colour to Life, ternyata saya juga "tersandera" sama si CTL ini. Hihihi. Seperti yang saya tulis di atas, sudah lama saya ingin memiliki paket buku mewarnai. Saya sebenarnya suka coret-coret dan mewarnai gitu, sih. Buat selingan aktivitas sehari-hari sebagai ibu rumah tangga 😄. Buat me time, lah. Kalau anak-anak sedang tidur, bisa coret-coret atau mewarnai sendirian. Hihihi.. asyik, lah.. 😊.

Nah, pas banget, kan, ada Colour to Life ini. Apalagi, dalam paket CTL tersebut ada buku kecil yang berisi semacam panduan teknik mewarnai. Berikut teknik mewarnai yang ada dalam CTL:
Teknik mewarnai dalam CTL dan sedikit panduan merakit connector pen.

Patterning, yaitu mewarnai dengan memberikan pola-pola tertentu sesuka hati kita, hingga terbentuk warna yang indah. Kita bisa membuat pola lingkaran-lingkaran kecil, bintang-bintang, atau apa pun semau kita.

Pointilism, yaitu mewarnai dengan menyusun titik-titik menjadi bentuk warna yang utuh. Teknik ini butuh kesabaran tingkat tinggi, sih, menurut saya. Tapi kalau sabar dan telaten, hasilnya akan sangat bagus. Saya belum bisa betah mewarnai dengan teknik ini, sih. Hihihi.

Squiggling, yaitu mewarnai dengan memberikan garis-garis yang berlekuk-lekuk secara abstrak. Menurut saya ini relatif mudah, sih, tapi ya harus tetap bisa mengendalikan gerakan tangan agar tidak membentuk lekukan yang tidak harmonis 😊.

Shading, yaitu mewarnai dengan membentuk bayangan. Kalau yang ini relatif mudah menurut saya. Asal hati-hati, tinggal mengarsir-arsir saja dan membentuk semacam bayangan, gitu.

Contouring, yaitu mewarnai dengan membentuk kontur (lapisan) secara teratur. Jadi berupa garis-garis berlapis gitu. Menurut saya agak sulit juga, sih, teknik ini. Tapi kalau sabar dan hati-hati, hasilnya juga akan sangat bagus. Kalau saya sendiri, garis-garis yang saya buat masih mleyat-mleyot (enggak mulus/lurus) gitu. Hahaha.

Dengan teknik-teknik tersebut, aktivitas mewarnai menjadi menyenangkan sekali. Kita bisa mengasah kreativitas, otak lebih terstimulasi untuk berfikir, dan yang jelas enggak bosen! Oiya, Faiq yang juga baru mengetahui teknik-teknik semacam itu, mau mencobanya juga lho kemarin. Hasilnya, ya, seperti foto di atas tadi 😊.

Ini dia salah satu gambar yang saya warnai :).


Meskipun hasil mewarnai saya belum bagus, tapi saya puas karena mengerjakannya dengan senang hati. Saya padukan beberapa teknik mewarnai di atas ke dalam gambar. Dan, hasilnya bagus, lho *menurut saya, lhooo... hehe.. iya, maksudnya lebih bagus daripada hanya diwarnai secara polosan gitu. Dan dari aktivitas mewarnai ini, me time saya jadi mengasyikkan banget 😊.

Nah, saya dan anak-anak sudah bermain Colour to Life bersama-sama. Dan, berikut ini kesimpulan dan mungkin sedikit saran untuk CTL:

❤ Colour to Life ini asyik banget sebagai media untuk mengasah kreativitas melalui aktivitas mewarnai. Apalagi jika mewarnainya menggunakan teknik-teknik seperti patterning dkk itu, dijamin otak tambah kreatif, deh.

❤ Games yang ada di CTL semuanya bagus dan seru. Bisa menjadi media belajar anak-anak untuk melatih motorik halusnya, melatih konsentrasi, dan lain-lain.

❤ Yang agak bikin repot, tuh, kalau harus bolak-balik men-scan gambar saat akan main game lagi. Saya penginnya, sih, sekali scan ya udah buat main berkali-kali. Atau, malah bisa disimpan saja hasil scan itu. Jadi ketika kita bepergian dan enggak bawa colouring book-nya, kita tetap bisa main game-nya.

❤ Akan lebih bagus lagi jika warna-warna pada karakter dibuat sama persis dengan warna dan motif aslinya. Jadi misal saya bikin motif melingkar-lingkar (patterning), di gambar 3D-nya juga akan kelihatan seperti itu.

❤ Untuk pengambilan foto, saya rasa kok waktu untuk take foto itu terlalu lama, ya. Terutama kalau mau foto anak, nih. Beberapa kali saya take foto, saya kasih aba-aba, eh, si anak sudah ganti gaya atau mimik wajah udah berubah 😓. 2 atau 3 detik cukup mungkin, ya, enggak 5 detik.


Yap, cukup demikian (udah panjang bangettt 😄) cerita saya tentang aktivitas baru Faiq, Fahima, dan saya sendiri bareng Colour to Life. Menyenangkan sekali, sih. CTL bisa menjadi pilihan terbaik bagi kami dalam menghabiskan waktu luang (atau me time buat saya, hehe..) yang berkualitas dan bernilai edukasi. Aktivitas Faiq dan Fahima bersama gawai jadi lebih bermanfaat. Ada variasi lah, ya. Dan semoga saja Faiq masih suka mewarnai lagi di sela aktivtas-aktivitas belajarnya dari sekolah. Masih banyak yang belum diwarnai, tuh. Hehehe.

Oiya, teman-teman mau main CTL juga? Silakan segera hunting produk kece ini. Tempat pembelian produk Colour to Life ada di Tokopedia, Gramedia atau toko buku terdekat. Oke, selamat asah kreativitas dan nge-game seru bareng Colour to Life Faber-Castell, ya!



Review Colour to Life Faber-Castell di YouTube.



26 comments:

  1. Kalo gini gak cuma anaknya aja yang seneng, emaknya juga ikut seneng ya. Hihi..
    Baru sadar teknik mewarnainya beda dari biasanya (kalo pake crayon/pensil warna) soalnya pake spidol.
    Kulihat Fahima sama Faiq jadi ga bosen mewarnai aja.

    ReplyDelete
  2. senangnya kegiatan si kecil jadi nambah ya mb dengan buku mewarnai dari Colour to Life ini ^^

    ReplyDelete
  3. Faiq kayak Naqiya juga kalau udah nonton Youtube. Heheheh. Iya, bener banget mbak Diah, colour to life ini mampu mengalihkan dunia anak2 dan emaaknya

    ReplyDelete
  4. seru yaaa, bisa mewrnai, selfe2 dan poto2, plus main gamenya

    ReplyDelete
  5. Pernah nyoba. Faber Castell yang ini enak banget untuk mewarnai. Pensil warnanya juga enak, sih, tapi yang ini warnanya lebih nyata.

    ReplyDelete
  6. Hahaha tiap hari kita2 ini debat mulu sama anak ya.. Tapi pas ada colour to life ini jadi kompak

    ReplyDelete
  7. Seru banget bagi anak untuk mencobq Colour to Life dari Faber-Castell, tidak sekedar bermain, tetapi juga melatih kemampuan konsentrasi anak. Tampaknya keponakan saya perlu mencobanya juga, seru bisa dengan game dan bisa foto selfie juga.

    ReplyDelete
  8. seru ngewarnainnya, aku cuma gak sabaran aja klo patterning, haha

    ReplyDelete
  9. Colour to Life bisa buat mainan sang anak nih cukup diwarnai dulu abis itu scan menggunakan aplikasi khusus maka jadilah AR gambar hidup pasti anak anak suka nih

    ReplyDelete
  10. Beberapa kali baca blogpost bahas tentang ini jd inget trus n mau beli nih buat bocils

    ReplyDelete
  11. seru ya mbak, kalau gini anak-anak ga akan bosan dengan buku. jangakan bosan mungkin mereka maunya pegang buku terus

    ReplyDelete
  12. Cakep banget hasil mewarnainya, mba...
    Aku ga kebagian jatah mewarnai, karena anak-anakku sudah merajai.
    Alhamdulillah...

    Mereka sukaaa syekalii.

    ReplyDelete
  13. Yang bisa 3D gambar karakternya aja ya mbak? Backgroundnya ga bisa? Kalau bisa seru kali ya. Bisa dijadiin semacam frame gt. Kayak di museum2 De Mata. Hehe

    #emak2banyakmaunya

    ReplyDelete
  14. Paket mewarnainya edikatif ya mbak?
    Anak2 juga suka nih udah abis kertasnya haha. Kalau beli kertasnya aja ada gak ya? :D

    ReplyDelete
  15. Aku warnain satu doang dan lainnya dihabisin sama ponakanku. Habis itu dia ngegame, hahaha

    ReplyDelete
  16. Kalau main game sama nonton youtube nggak pernah bilang bosen ya anak-anak teh, untung ada color of life faber castell ya, jadi ada aktivutas seru dan mengasah kreativitas

    ReplyDelete
  17. Oooh I see. Gambarnya jadi hidup. Kok bisa ya? Teknisi jaman sekarang makin canggih. Berarti itu kamera aplikasinya deteksi gambar ya, kayak scan code. Terus baru bisa dimainkan kalo codenya cocok. Hmmm makin lama makin canggih. Juga makin seru

    Hmm aku yo pengen seh, hehee

    ReplyDelete
  18. Semakn banyak baca reviewnya semakin ingin beli dan nyobain colour to life

    ReplyDelete
  19. Teknik mewarnainya ada banyak ya. Jadi bisa dipraktekkan semua. Seru mencoba semua gambar dan game

    ReplyDelete
  20. Mau dong, CTL seru dan asyik. Anak-anak jadi produktif juga pegang hp nya

    ReplyDelete
  21. pas lagi nulis komentar ini anakku lagi asyik mewarnai colour to life mbak Dian. Semangat x dia

    ReplyDelete
  22. Ternyata masalah kita sama, anak gak suka kebablasan main dengan hapenya. Kalau gak main game, dia nonton youtube terus. Untung ada Faber Castell Colour to Life, anak bisa lebih kreatif lagi ya...

    ReplyDelete
  23. Woooo
    Ternyata ada gamenya juga ya?
    Ah, jadi makin pengen beli dong kalo kaya gini. Hiks hiks

    ReplyDelete
  24. Dengan adanya faber castle colour the life, sepertinya anak-anak bisa diarahkan untuk belajar dan bermain serta meningkatkan imajinasi dan kreatifitas ya mba

    ReplyDelete
  25. Colour to life ini skrg populer ya.. banyak yg mereview produk ini, bagus lah ini permainan antar Generasi. Semua Generasi bisa mewarnai sekaligus bermain gamenya

    ReplyDelete
  26. Seru ya Fahima dapat mainan baru. Iya game bagian princess ini agak-agak sedikit butuh daya ingat. Anak saya juga malah salah-salah. Kalau saya? tambah sering salah haha.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.

Kumpulan Emak Blogger

Ibu-ibu Doyan Nulis


Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

WARUNG BLOGGER


Mom Blogger Community


Followers

© 2016 DeKa | Powered by Blogger | Template by Enny Law