Pages

Sosok Pahlawan Nasional yang Pertama Kali Menginspirasi


"Juara pertama lomba menyanyi adalah... Diah Kusumastuti! Yang menyanyikan lagu 'Ibu Kita Kartini'."
Suara tepuk tangan yang bergemuruh diiringi senyum teman-teman beserta ibu guru membuat pipi ini merona. Senang sekali rasanya 🤩.

Dan euforia itu masih terasa hingga berhari-hari kemudian. Saya bangga bisa menyanyikan lagu yang diajarkan ibu guru dengan baik. Hadiah berupa buku tulis dan pensil terlihat sangat istimewa di mata saya. Hehe.


Baca juga: Sepenggal Cerita dari Foto Masa Kecil.

Meski masih di TK (Taman Kanak-kanak), saya ingat, waktu menyanyikan lagu itu penuh dengan penjiwaan. Itu dikarenakan sebelumnya, ibu guru menceritakan tentang Ibu Kartini atau nama lengkapnya Raden Adjeng Kartini (disingkat R.A. Kartini).


R.A. Kartini (sumber gambar: Wikipedia)

Bahwa beliau adalah salah satu pahlawan nasional Indonesia. Beliau putri Indonesia yang ingin memajukan kaumnya, yaitu kaum perempuan. Perjuangan beliau sangat gigih demi kemerdekaan dan kemajuan perempuan Indonesia. Ya, mulai saat itu, R.A. Kartini menjadi sesosok perempuan tangguh yang terpatri di hati saya.


*****

Waktu pun terus bergulir, dan kenangan masa kecil itu selalu membekas di ingatan saya. Sosok R.A. Kartini pun selalu punya tempat di hati, meski banyak kisah pahlawan yang diceritakan bapak ibu guru tersampaikan pada saya. Pun yang saya baca sendiri di buku-buku sejarah.


Apa yang saya kagumi dari sosok Kartini? Banyak. Di otak saya sebagai anak kecil yang masih polos, beliau adalah seorang perempuan pemberani. Kemudian saat saya mulai berseragam putih-merah, lalu putih-biru, hingga putih-abu-abu, saya juga mengagumi pemikiran-pemikirannya yang selangkah-hingga beberapa langkah lebih maju dari perempuan-perempuan di zamannya.

Bagaimana beliau membuka diskusi dengan teman-temannya di luar negeri, menuliskan keresahan atas kondisi perempuan di negerinya, hingga idenya untuk mendirikan sekolah khusus perempuan.

Baca juga: Semangat Kartini di Dada "Emak Rempong".

Bagi saya, R.A. Kartini memang pantas dinobatkan sebagai pahlawan nasional atas ide-ide dan perjuangannya. Bukan hal mudah - saat itu - menyebarkan pemikiran-pemikiran inovatif demi kemerdekaan dan kemajuan perempuan di Indonesia. Banyak hal yang bisa menghambat cita-citanya tersebut.


Terlepas dari beberapa kontroversi belakangan soal pantas tidaknya Kartini sebagai pahlawan nasional perempuan terdepan, menurut saya Kartini tetaplah telah menginspirasi banyak perempuan Indonesia. Dan, bagaimanapun beliau adalah sosok pahlawan nasional yang pertama kali menginspirasi saya, sejak kecil 😊.

Nah, kalau menurut teman-teman bagaimana sosok seorang R.A. Kartini? Atau, siapa pahlawan nasional yang paling menginspirasi? Tulis di blog juga, yuk! 😊


Diah Kusumastuti

Saya seorang ibu rumah tangga dengan 4 orang anak, Faiq, Fahima, Fauzia, dan Fahri. Asli Solo tapi sekarang berdomisili di Sidoarjo. Suka menulis tentang apa saja selama itu positif dan sebisa mungkin memberi manfaat bagi yang membaca. Menulis bagi saya adalah sarana refreshing dan agar otak terus bekerja :) Email: d3kusumastuti@gmail.com

1 comment:

  1. Kalau saya Tjut Nyak Dhien meski aaya juga kagum denga RA. Kartini yang pada gambaran saya 180derajat beda sama Tjut Nyak Dhien.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.