Pages

Ketika Emak Irit Menyikapi Promo Belanja Online


Punya beberapa aplikasi e-commerce di hape (handphone) itu ada enak-enggaknya, ya. Enaknya, kita bisa dengan mudah belanja online. Kapanpun dan di manapun butuh barang, bisa langsung klak-klik dan sukses belanja sesuai kebutuhan. Enggak enaknya, kalau lagi ada promo belanja online, banyak banget notifikasi yang muncul di hape. Huhuhu. Risih!

Ada yang sama seperti saya enggak? Sebel kalau mendapat notifikasi yang "enggak penting" itu. Sebentar-sebentar ada saja iklan tentang promo diskon sekian persen, harga hemat khusus hari ini, flash sale, dan lain sebagainya. Apalagi pada waktu-waktu khusus seperti sekarang yaitu di bulan Ramadhan alias menjelang Idul Fitri. Banyak sekali promo yang ditawarkan oleh berbagai e-commerce. Sebel, karena tahu diri enggak bisa begitu sering belanja online. Hahaha.

Lho, kenapa enggak dimatiin saja fitur notifikasinya?
Emm.. tapi kadang saya juga butuh info macam promo-promo itu, sih. Hehehe.
Nah, ini bagaimana!

Baca juga: Bijak Belanja Online dalam Menyambut Lebaran.


Sumber: pexel.com

Padahal sebagai emak yang punya empat anak, yang banyak kebutuhannya, saya ingin hemat dan irit dalam segala sesuatunya. Ingin hemat enggak belanja online terlalu sering, tapi di sisi lain juga pengin berhemat melalui promo-promo itu. Jadi... kalau ada musin promo belanja online, yang saya lakukan sebagai emak hemat bin irit adalah:
  • Bikin list barang apa saja yang dibutuhkan. Kalau enggak dibikin list, bisa-bisa kita kalap dalam berbelanja, ya. Soalnya berbagai promo yang ditawarkan, tuh, biasanya menggiurkan semua. Padahal, ya, aslinya harganya juga enggak murah-murah banget. Bahkan kalau enggak teliti, malah ada yang tetep lebih mahal dari harga normalnya.
  • Sediakan budget yang jelas. Iya, mau disediakan dana berapa buat belanja baju, alat-alat masak, kebutuhan anak-anak, dan lain-lain (mumpung ada promo)? Harus dikasih limit biar enggak kebablasan belanjanya 😄.
  • Bandingkan harga terbaik. Meski terlihat murah harganya (dengan label diskon besar-besaran misalnya), tapi coba cek dulu di toko-toko lain. Siapa tahu justru lebih mahal harga barang yang kita incar di toko tersebut.
  • Pikirkan kebutuhan esok hari dan kebutuhan lainnya. Berbagai promo belanja online itu memang menggoda iman. Tapi coba pikirkan kebutuhan esok hari dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Biaya anak sekolah untuk bulan depan, biaya kebutuhan rumah tangga seperti bayar listrik, PDAM, dll. Jangan sampai berboros-ria belanja online tapi lupa kebutuhan yang lain 😊.

Yap, itulah yang saya lakukan dalam menyikapi promo belanja online. Dan seringnya enggak bisa kalap juga, sih. Soalnya dana memang terbatas (duh, curcol 😅). Nah, bagaimana dengan teman-teman? Promo belanja online bikin teman-teman hemat atau malah kalap dan berakhir boros? Share, yuk!




Diah Kusumastuti

Saya seorang ibu rumah tangga dengan 4 orang anak, Faiq, Fahima, Fauzia, dan Fahri. Asli Solo tapi sekarang berdomisili di Sidoarjo. Suka menulis tentang apa saja selama itu positif dan sebisa mungkin memberi manfaat bagi yang membaca. Menulis bagi saya adalah sarana refreshing dan agar otak terus bekerja :) Email: d3kusumastuti@gmail.com

1 comment:

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.