Friday, 26 July 2013

Kado di 4 Tahun Pernikahanku


Kalau di awal pernikahanku 4 tahun yang lalu aku mendapatkan kado yang sangat istimewa dari Allah, maka di hari jadi pernikahanku yang keempat bulan Juni lalu aku juga mendapat kado dari-Nya yang tak kalah istimewa. Kado apakah itu?

Sejak akhir Mei 2013 aku merasakan ada yang tak biasa dalam tubuhku. Badanku panas dan kepala terasa pusing. Aku pikir sakit flu seperti biasa, maka aku pun minum obat flu. Beberapa hari setelahnya sakit itu kadang tak terasa namun kadang pula hadir kembali. Bahkan semakin hari badanku terasa lemas, perut mual-mual, kepala pusing, dan beberapa kali muntah. Badanku pun masih panas. Aku sempat mengira apakah aku sedang hamil? Tetapi air seniku berwarna kuning kecokelatan seperti air teh. Aku kemudian berpikir ulang, sakit apakah aku?

Didorong rasa penasaran aku pun memeriksakan diri ke bidan terlebih dahulu. Dan seperti dugaanku sebelumnya, bidan belum dapat memeriksa, karena haid terakhir belum ada satu bulan. Bidan menyarankan untuk menunggu masa haid berikutnya. Bila memang telat haidnya, bisa dites sendiri, hamil atau tidak. Oleh bidan aku diberi vitamin untuk mengatasi badanku yang lemas dan obat penangkal rasa mual.

Pada tanggal 5 Juni 2013 aku sudah tak tahan. Tak ada perubahan yang dihasilkan dari vitamin dan obat yang diberikan bidan. Dengan diantar suami, sore itu aku pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri. Dan apa kata dokter? Setelah diperiksa dan mendengar keluhan-keluhanku, diagnosa dokter mengatakan bahwa aku terkena hepatitis (atau biasa juga disebut penyakit kuning). Karena dokter juga melihat mataku yang berwarna kekuningan. Maka aku pun disuruh untuk tes darah, khususnya untuk pemeriksaan virus hepatitis B, untuk mengetahui apakah memang benar aku terkena hepatitis B.

Setelah menunggu kira-kira setengah jam, hasil tes pun keluar. Hasilnya, SGOT-ku 710 U/I dan SGPT 1.082 U/I (istilah untuk enzim hati, keterangan menyusul). Padahal untuk nilai normalnya, masing-masing SGOT dan SGPT adalah < 31 U/I. Nilaiku berpuluh-puluh kali lipat di atas nilai normal. Menurut dokter, biasanya bila SGOT dan SGPT di atas nilai normal, HbsAg-nya (keterangan menyusul) akan positif, yang berarti positif hepatitis B. Tetapi aneh, hasil tesku HbsAg-nya negatif. Untuk itu hasil tes darahku harus dirujuk ke laborat yang lebih tinggi, untuk memastikan kebenaran hasil tes (karena hasilnya tidak normal/wajar).

Karena tanggal 6 Juni 2013 adalah hari libur, maka aku harus menunggu lusa untuk mengetahui hasil tes darah rujukan. Tepat di hari jadi ke-4 pernikahan kami, aku kesakitan di rumah. Meski dokter sudah memberiku obat untuk mengatasi keluhan-keluhanku, namun aku belum merasakan perubahan apa pun. Badanku masih panas, kepala pusing, perut mual-mual, dan sebagainya. Sehari menunggu rasanya lama sekali. Aku ingin segera mengetahui hasil tes itu, dan berharap hasilnya benar-benar negatif. Karena aku sungguh takut bila aku positif terkena hepatitis B, yang merupakan cikal bakal penyakit kanker hati.

Di hari itulah aku benar-benar introspeksi diri. Rasanya kematian begitu dekat denganku. Apalagi bila badan panas dan kepala pusing, ditambah perut mual yang sungguh terasa sakit bagiku. Kesalahan-kesalahan dan dosa-dosaku seperti ditampakkan semua oleh Allah. Aku tak henti beristighfar, lalu meminta maaf kepada orang-orang terdekatku. Kepada bapak ibuku yang saat itu sedang di rumah kakakku di Jakarta, kepada suamiku, kepada kakakku, kepada adik-adikku, dan beberapa temanku. Aku bersiap diri bila memang Allah mengambilku, setidaknya aku sudah meminta maaf kepada orang-orang yang mungkin pernah kusakiti.

Tanggal 7 Juni 2013 aku berangkat ke laborat rujukan untuk melakukan tes darah ulang. Sekembalinya dari laborat ternyata aku sudah tak kuat jika harus pulang. Maka suamiku mengantarku ke rumah sakit tempat berobat sebelumnya. Karena kondisiku teramat lemah, maka aku pun diopname. Siangnya, hail tes keluar. Alhamdulillah.... Hasilnya benar-benar negatif! Itu artinya aku “hanya” terkena hepatitis A dan dapat sembuh total. Meski aku harus diopname, tetapi aku benar-benar bersyukur mengetahui hasil tes itu. Berarti Allah masih memberiku kesempatan untuk memperbaiki sikapku, memperbaiki ibadahku.

6 hari aku diopname di rumah sakit. Entah kenapa saat itu hatiku terasa tenang sekali. Ada perasaan yang tak bisa dikatakan menyelusup ke dalam hatiku. Aku merasa sakitku ini nikmat sekali. Karena melalui sakit itu aku dapat berintrospeksi diri dan mulai memperbaiki ibadah dan amal-amalku. Aku merasa Allah sangat sayang padaku. Dia menegurku dengan cara-Nya yang indah.

Sepulang dari rumah sakit aku harus istirahat total agar bisa sembuh total. Kata dokter, hepatitis A yang menyerangku itu disebabkan oleh kurangnya istirahat, jadwal makan yang tidak teratur, dan kurangnya konsumsi makanan/minuman yang manis-manis. Sehingga fungsi hati menjadi rusak. Selain obat dan perawatan dari dokter, aku juga minum temulawak 3 gelas sehari. Karena temulawak ini mengandung curcuma yang sangat bagus untuk membantu kinerja hati dan menurunkan SGOT/SGPT.

Aku menuruti semua nasehat dokter. Aku yang biasanya suka begadang untuk menulis, selama sebulan aku dilarang keras oleh suami untuk melakukannya. Maka selama sebulan itu aku tak melakukan aktivitas tulis-menulis sebagai hobiku. Suamiku takut aku kecapekan bila terlalu lama di depan PC. Di akhir Juni aku baru mulai menulis, itu karena aku ingin menyelamatkan blog-ku dari kekosongan :) Jadilah di bulan Juni hanya ada satu tulisan yang nongkrong di blog-ku, hehe.... Setelah itu, aku mulai menulis dan menulis kembali meski masih sangat jarang.

Alhamdulillah, tanggal 6 Juli 2013 tulisanku dimuat di rubrik Gagasan Jawa Pos, lalu seminggu kemudian yaitu tanggal 13 Juli 2013 cerpenku dalam #ProyekMenulis @nulisbuku dibukukan oleh penerbit online Nulisbuku.com di #Buku 6. Kedua tulisan itu berangkat dari sakit yang aku derita. Bahkan cerpen yang kutulis juga berlatar belakang penyakit hepatitis A. Tak hanya itu, seminggu setelahnya rezeki kembali menghampiriku, tulisan fiksiku menang di Kuis Kamis IIDN. Alhamdulillah... sakitku benar-benar membawa berkah. Terima kasih yaa Allah. Ini merupakan kado yang indah di 4 tahun pernikahanku. Aku seperti terlahir kembali, menata kembali ibadah dan amalan-amalanku, dan mencintai orang-orang di sekitarku dengan setulus-tulusnya. Karena mereka juga mencintaiku. 


14 comments:

  1. saya baru tahu kalau kurang minum manis bisa menjalar ke hepatitis A,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga baru tahu, Mbak :) dan kaget banget dokter mengatakan seperti itu.
      karena selama ini saya nggak suka makanan yang manis-manis, saya takut kena diabet. hehehe...
      ternyata kurang gula nggak bagus, kelebihan juga sama saja. yang sedang-sedang saja :)

      Delete
  2. Yang kemarin itu kah? wah membawa berkah ya mbak selamat :D kedepannya semoga sehat selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap, betul sekali mbak Hana :) dirimu satu di antara segelintir orang yang tahu :D
      alhamdulillah... aamiin.. semoga demikian juga denganmu, Mbak..

      Delete
  3. dari awal membaca saya sudah curiga, ini karena kelelahan (jangan2 keseringan begadang nih), eh ternyata beneran hehehe...
    membaca gejalanya, terus terang saya sering merasakan begitu lo, tapi karena pengalaman beberapa teman yang langsung kena hepatitis B saya jadi ketar ketir dan sesegera mungkin menghemat badan,
    maklumlah, kalau suami dah sibuk saya harus benar2 sendiri ngurusin anak, nah kalau emaknya sakit gimana?

    nah untuk dirimu, jaga kesehatan, jaga asupan, kenali alaram diri dengan baik ya, semoga sakitnya gak kambuh lagi, aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mbak, soalnya waktu menulis saya cuma di dua waktu. siang kurleb 1-2 jam ketika anak tidur siang, dan malam ketika anak sudah tidur atau dini hari kurleb 1-2 jam juga. itu pun kalau capek ya nggak nulis :) dan sekarang dikurangi lagi jatahnya, ga boleh sering-sering :(
      tapi ternyata yang sedikit itu jadi berkah (berkah karena nurut sama suami, hehe..)
      iya sekarang saya jadi lebih hati-hati, Mbak. karena kalau sakit jadi ngerepotin suami..
      aamiin... makasih Mbak advice-nya.. semoga mbak Vet juga sehat selalu :)

      Delete
  4. akhirnya ditulis juga...sungguh kado yang indah mbak...bersyukur terus dan terus bersyukur, Allah Maha segalanya. Selamat ya mbak...n tetap semangat nulis ya mbak...prestasimu semakin hari semakin terlihat dan semakin keren...aku tetap belajar darimu...peluuk mbak Diah...:-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah.. makasih supportnya, Mbak Nunung..
      mbak Nunung bisa aja, tapi aku tetap bersyukur mbak meski buat orang lain mungkin prestasiku belum seberapa :)
      aku juga belajar banyak darimu mbak, gimana ya caranya punya azzam biar bisa nulis buku? hehehe...
      peluuuukkk kembali :*

      Delete
  5. Wah ternyata efek kelelahan bisa berdampak seperti itu ya mbaak... aku sih biasa bergadang terus dan terus...makasi atas pengalamannya yang okey punya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mbak.. tapi tergantung orangnya juga sih, daya tahannya kuat apa nggak, kayaknya sih gitu mbak :) trus tergantung juga pola makannya, istirahatnya, dll..
      terima kasih juga mbak udah sering berkunjung ke mari.. lha saya malah jarang main ke tempat mbak Christanty :) *tutup muka*

      Delete
  6. Salam kenal mbak diah, sakit yang membawa berkah ya, selamat buat tulisannya yg di muat, semoga sehat selalu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal kembali, Mbak Wina :)
      alhamdulillah, demikianlah yang saya rasakan.. terima kasih ya mbak, semoga mbak Wina juga sehat selalu :)

      Delete
  7. pahit yang berbuah manis ya mba diah :) semoga selalu diberi kesehatan..
    klo masih masa penyembuhan jangan lupa minum obat rutin mbak sampai bener2 pulih,,supaya virusnya ga balik lagi.klo minum obatnya bolong-bolong nanti resistens malah lebih paraah sakitnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah.. oke, Mbak.. makasih masukannya :)
      semoga mbak Alika juga sehat selalu..

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.

Kumpulan Emak Blogger

HALO BALITA


Ibu-ibu Doyan Nulis


Followers

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Alexa Rank

© 2016 DeKa | Powered by Blogger | Template by Enny Law