Sunday, 16 March 2014

My Unforgettable Journey: Menikmati Jalanan Berbatu dengan Cinta


Pagi itu, saya pengin banget jalan-jalan. Tapi bingung, enaknya jalan kaki atau naik sepeda motor, ya? Lho? Ehm... iya, saya lagi pengin jalan-jalan dekat rumah suami saja, bukan jalan-jalan ke kota lain apalagi ke pulau atau negara lain yang jauhhhhh....hehehe....

Ceritanya, waktu itu kami masih termasuk pengantin baru. Kurang lebih baru 3 bulan kami menjadi suami-istri. Dan sebelum menikah, saya memang belum pernah sama sekali jalan-jalan di sekitar tempat tinggal suami, Nganjuk. Nah, setiap kali pulang kampung saya penginnya ngajak suami mengelilingi Nganjuk. Entah ke tengah kotanya, ke pasar, atau sekadar ke sawah-ladang dekat rumah. 

Dan seperti pagi itulah, akhirnya saya dan suami meninggalkan rumah sekitar pukul 6, lengkap dengan memakai jaket, lalu bersepeda motor berdua. Tak jelas tujuannya ke mana. Pokoknya jalan-jalan :) Di tengah jalan, tiba-tiba suami menawarkan untuk pergi ke suatu tempat wisata lokal di Nganjuk. Sebuah air terjun, katanya. Saya mengiyakan saja ajakan suami. Toh, saya memang belum pernah ke sana. Meski tanpa bekal apapun, (hanya beberapa lembar uang di dompet) kami nekat ke tempat wisata itu. 

Air terjun itu terletak di sekitar Gunung Wilis, tepatnya di Desa Bajulan, sebelah selatan kota Nganjuk. Jadi perjalanan kami pun terus ke arah selatan. Tentunya bukan jalan yang mulus yang kami lalui, karena letaknya di daerah pegunungan. Selain itu, karena tempat wisata itu tampaknya belum begitu difasilitasi dengan cukup baik oleh pemerintah daerah. Jalanan menuju ke arah sana masih alami, bahkan karena melewati beberapa desa ada sebagian jalan yang masih berbatu. Goyang sana-goyang sini, perut terkocak-kocak, sehingga kami pun harus berhati-hati melewatinya. 

Tetapi itulah asyiknya. Jalanan yang masih alami dan pemandangan sekitar yang hijau menyejukkan mata selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi saya. Alam pegunungan yang sejuk dengan jalan yang berkelok-kelok tak akan pernah saya lupakan. Dan.... akhirnya sampailah kami di tempat wisata itu. Namanya: Air Terjun Roro Kuning. 


credit (sayang, ya, patungnya berbaju minim :D )


Sebelum melanjutkan cerita perjalanan, saya cerita sedikit dulu, ya, tentang air terjun ini.. Menurut legenda, nama Roro Kuning ini berasal dari Ruting dan Roro Kuning, dua putri raja yang berasal dari kerajaan Kadiri dan kerajaan Dhoho yang berkuasa sekitar abad ke 11-12 M. Nama asli Ruting adalah Dewi Kilisuci, sedangkan nama asli Roro Kuning adalah Dewi Sekartaji. 

Oke, segitu saja, and back to the jorney :) Karena kami tiba di sana saat hari masih terlalu pagi, (sekitar pukul 8 pagi) jadilah kami menjadi pengunjung pertamanya. Hihihi.... tetapi justru karena itulah, kami dengan leluasa bisa menjelajahi tempat wisata itu. Ternyata air terjunnya tidak cukup tinggi dan besar. Makanya orang di daerah sana sering menyebutnya air merambat, bukan air terjun. Tingginya hanya sekitar 10-15 meter. Tetapi berada di bawahnya (di dekatnya) memang membuat badan menjadi segar. Suara gemericik air dan suara alam di sekitarnya membuat hati dan pikiran relaks.... 


credit


Selain air merambat yang menjadi pusat wisata, ada pula tempat penangkaran rusa. Selebihnya, tak banyak lagi spot-spot yang istimewa. Hanya hutan pinus yang terbentang luas, dan beberapa bangunan pelengkap seperti pos informasi, toilet, arena bermain, ataupun warung-warung yang berjejer. 

Namun disamping itu, di sekitar lokasi air terjun ini juga ada obyek wisata bersejarah yang lain, yaitu monumen perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman. Monumen ini dibangun untuk mengenang perjuangan Jenderal Sudirman saat memimpin perang gerilya melawan Belanda pada tahun 1949. 

Karena kami tak membawa bekal makanan dan minuman, maka kami pun menikmati sarapan di warung yang sudah buka. Ada pecel, urap-urap, dan beberapa masakan ndeso lainnya yang tersaji di sana. Ada juga penjual penthol (bakso) yang saya sambangi. Wah, ini bener-bener wisata ndeso :D 

Setelah puas menikmati pemandangan di sana, kami pun pulang. Ternyata suami mengajak saya melewati jalan yang berbeda dengan waktu berangkat tadi. Dan kali ini, lebih banyak lagi kami melewati jalanan yang berbatu. Sampai-sampai, sesekali kami turun dari sepeda motor dan jalan kaki karena saya nggak betah naik karena perut terkocak-kocak. 

Tetapi, di situlah indahnya (memang kalau pengantin baru apapun terasa indah, ya :D ). Kami menikmati jalanan berbatu sambil bercerita tentang segala hal. Tak lupa suami juga memperkenalkan seluk-beluk daerah yang kami lewati. Ataupun tentang masa kecilnya melewati daerah-daerah itu sewaktu dulu kadangkala mengunjungi monumen perjuangan Jenderal Sudirman. 

Itulah salah satu unforgettable journey saya. Menjadi tak terlupakan dan sangat berkesan karena untuk pertama kalinya saya mengunjungi tempat wisata di daerah asal suami saya, dan pada saat-saat kami masih menjadi pengantin baru. Ditambah lagi, saat itu saya sedang hamil 2 bulan! Mungkin ada efeknya juga, ya. Setelah perjalanan itu saya juga suka melakukan perjalanan lain bersama suami. Akibatnya sekarang, si kecil saya sukanya ngajak jalan-jalan :D 










NB: sedikit informasi mengenai Air Terjun Roro Kuning saya ambil dari sini.


11 comments:

  1. serunya..
    eh, tapi bener, buat penganten baru mah, apapun indah..:)
    sukses buat GAnya mbak Diah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi... jadi malu ih.. iya, Mbak, pasti mbak Luluk juga ngerasain hal yang sama :D
      makasih ya, Mbak.. sukses juga untukmu :)

      Delete
  2. aaaiihh.. romantisnya penganten baru heheh...
    makasih ya mbak sudah ikutan GA ku :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi... yaiyalah... :D dirimu juga gitu kan, Mak? lebih romantis lagi mungkin :)
      sama-sama, Mak :)

      Delete
  3. BLog Anda Sangat Bagusss...

    Kesempatan Kerja Sampingan Gaji Hingga 15 Juta/bln

    1. Karyawan tetap, gaji pokok 2 jt/bln.
    2. Segala jurusan SMU, SMK, D1, S1 dll..
    3. Tugas pekerjaan dapat dikerjakan melalui HP, warnet, Rumah, Sekolah dll (dengan system online) tanpa mengganggu rutinitas anda sehari-hari.
    4. Tugas pekerjaan: Mengentry data (memasukkan data) secara online melalui web perusahaan.
    5. Gaji : Per entry data Anda dibayar 10rb rupiah, Bila sehari anda sanggup mengentry 50 data maka GAJI Anda 10rbX50Data=500rb rupiah/hari, Bila dalam 1 bln maka 500rbX30hari=15Juta/bln.
    6. Kesempatan terbatas untuk 200 orang.
    7. Pendaftaran: Kunjungi "WEBSITE" kami dibawah iklan ini, daftarkan nama lengkap dan email anda untuk verifikasi keanggotaan.

    http://newkerjaonline2014.blogspot.com/

    ReplyDelete
  4. suit-suit...romantis abis...;-)
    sukses GA nya, Mak...aku belum mulai ngeblog lagi nih...:(

    ReplyDelete
    Replies
    1. aiihhh... ada mbak Nunung.. semua sama kali Mbak... namanya juga pengantin baru :D
      iya mbak, maklum.. kesibukan mbak Nunung kan makin banyak.. ga usah sedih kalau belum sempat ngeblog...

      btw makasih ya Mbak udah sering mampir ke rumahku ini :) sukses juga untukmu :)

      Delete
  5. Aih, so sweet pengalaman pas pengantin baru ya mba.
    Sama dong, dulu saya abis nikahan juga kemana2 boncengan melulu ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi.. iya mbak.. makasih ya udah mampir.. maaf baru bisa reply, soalnya sibuk ngurus bebi yang baru lahir :)

      Delete
  6. Berasa honetmoon ala ndeso mbak, hehehe ikutan GA Move On yuuk mb

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang ndesoooo banget ini mbak :)
      hehe.. makasih undangannya, tapi maaf kayaknya gak bisa ikutan deh.. lagi repot ngurus si bebi :)

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.

Kumpulan Emak Blogger

HALO BALITA


Ibu-ibu Doyan Nulis


Followers

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Alexa Rank

© 2016 DeKa | Powered by Blogger | Template by Enny Law