Monday, 11 March 2013

Bermain dengan Cerdas, yuk!




Dunia anak adalah dunia bermain. Dari mulai bangun tidur hingga dia tidur kembali, hampir semua yang dilakukannya tak pernah lepas dari aktivitas bermain. Mereka ingin mengetahui banyak hal, ingin mencoba ini dan itu, meniru tingkah laku orang lain, dan semuanya itu dilakukannya dengan cara mereka: bermain-main. Demikian juga dengan anak saya, Faiq, yang kini berusia 2 tahun 11 bulan. Kebetulan dia adalah anak yang aktif, selalu bergerak, dan berhenti hanya ketika tidur saja :) bila dia bosan bermain di rumah, dia keluar mencari teman sebayanya untuk diajak bermain.
doc. pribadi

Menyikapi anak-anak kita yang tak pernah lepas dari aktivitas bermain, tentunya kita sebagai orang tua tak ingin anak-anak kita tumbuh “apa adanya” dengan aktivitas-aktivitasnya tersebut. Membiarkan mereka bermain tanpa pendampingan dan arahan kita, tentu itu bukanlah pilihan yang bagus. Saya pun demikian, walau ini pengalaman pertama bagi saya dalam mengasuh anak (karena baru mempunyai satu anak), saya berusaha semaksimal mungkin untuk membesarkan Faiq dengan didikan yang baik. Karena saya setuju dengan ungkapan Buckminster Fuller: “All children are born geniouses”. Ya, saya yakin anak saya juga termasuk di dalamnya. Maka saya berusaha memasukkan didikan yang baik dalam setiap permainan-permainannya.

Saya ingin anak saya tumbuh menjadi anak yang cerdas dan shalih. Baik cerdas secara intelektual, cerdas secara emosional, maupun cerdas secara spiritual. Didikan-didikan yang saya masukkan dalam aktivitas bermainnya tentu saja dalam upaya menstimulasi kecerdasannya. Karena kecerdasan seseorang perlu distimulasi sejak dini untuk mempermudah perkembangannya kelak.

Cerdas Secara Intelektual
Kecerdasarn secara intelektual mencakup beberapa aspek, yaitu kecerdasan musikal, kecerdasan visual-spasial, kecerdasan natural (alam), kecerdasan kinestetik tubuh, kecerdasan verbal-linguistik, dan kecerdasan logika-matematika.
Untuk menstimulasi kecerdasan anak dalam aspek-aspek tersebut, yang saya lakukan terhadap Faiq adalah sebagai berikut:

  • Kecerdasan musikal Faiq saya rangsang dengan mengenalkannya banyak lagu anak-anak. Dengan melatihnya menyanyikan lagu-lagu tersebut, dia akan terbiasa menghafal sesuatu dengan menyenangkan. Dan hampir semua anak pasti suka menyanyi, termasuk Faiq. Dalam aktivitas menyanyi tersebut kita juga bisa mengenalkan berbagai hal, seperti kosa kata dan pengertiannya, hingga pesan moral di dalamnya.
  • Kecerdasan visual-spasial adalah kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan memahami pandang ruang. Yakni anak mampu membedakan posisi dan letak serta membayangkan ruang, seperti di kanan, kiri, atas, bawah, depan, belakang dan samping. Untuk hal ini Faiq saya rangsang dalam aktivitasnya sehari-hari, atau sambil jalan-jalan sembari menunjukkan bahwa “yang namanya atas itu seperti ini, bawah seperti ini”, dan seterusnya. Selain itu Faiq juga saya kenalkan warna melalui mainan-mainannya dan dalam belajar mewarnai (meski sampai sekarang belum hafal warna :) ).
  • Kecerdasan natural (alam) bermanfaat untuk mengasah kepekaan anak terhadap alam, agar ia dapat menghargai makhluk lain selain manusia, seperti hewan, tumbuhan, dan beraneka suasana alam. Faiq sangat suka bila saya ajak jalan-jalan ke luar rumah, menikmati sawah di luar perumahan, rekreasi ke laut, atau ke kebun binatang. Dalam aktivitas bermain-main dengan alam banyak sekali hal yang bisa saya sampaikan padanya, mulai mengenalkannya berbagai macam hewan dan tumbuhan, hingga pesan moral untuk menghargainya. Seperti saya katakan padanya, “Faiq yang sayang ya sama tumbuhan, dia juga pengen hidup, dia juga perlu makan seperti Faiq,” dan seterusnya.
Bermain dengan alam, menstimulasi kecerdasan natural (doc. pribadi)

  • Kecerdasan kinestetik tubuh adalah kemampuan melakukan kegiatan yang melibatkan gerak tubuh. Meski Faiq sudah termasuk anak yang aktif, namun dalam kegiatan-kegiatannya juga harus saya arahkan. Seperti bermain bola, berlari, bermain lompat, dan sebagainya. Agar ia tak terlampau capek ataupun sakit.
  • Kecerdasan verbal-linguistik berkaitan dengan kecakapan berbicara, atau menceritakan sesuatu dengan runtut. Faiq termasuk anak yang cerewet. Dia suka menceritakan hal-hal yang dilihatnya kepada orang lain meskipun masih belepotan. Agar kemampuannya bercerita bisa lebih runtut dan dimengerti orang lain, saya sering membacakannya cerita/dongeng. Selain itu saya juga aktif mengajaknya bercerita secara lisan, menanggapi ceritanya dengan seksama, dan suka memintanya untuk menceritakan hal-hal yang baru dialami atau dilihatnya.
  • Kecerdasan logika-matematika berkaitan dengan kemampuan anak untuk memahami persoalan dan memecahkan teori sederhana yang berkaitan dengan angka dan logika. Sejak usia dua tahun Faiq sudah saya berikan mainan konstruksi seperti mainan bongkar pasang atau balok bersusun dan puzzle. Dia sangat suka. Permainan seperti ini saya berikan untuk merangsang kemampuannya dalam menyusun konsep dan berlogika, menyusun mainan itu agar terbentuk suatu bangun. Selain itu tentu saja saya mengajarinya berhitung dengan media mainan-mainannya. 
Bermain bongkar pasang, menstimulasi kecerdasan logikanya (doc. pribadi)

Cerdas Secara Emosional
Kecerdasan secara emosional mencakup aspek kecerdasan intrapersonal dan interpersonal. Kecerdasan ini berkaitan dengan diri pribadi anak dan masyarakat di sekitarnya.
Kecerdasan intrapersonal berkaitan dengan kemampuan daya tahan untuk tidak mudah down, gigih berusaha, tidak minder, dan lain-lain yang berhubungan dengan diri pribadi anak. Terkadang Faiq mudah menyerah dalam permainan yang sulit, misalnya ketika menyusun mainan bongkar pasang tapi tak kunjung berhasil membuat suatu bangun, dia akan merengek. Saya menghadapinya dengan senyuman, dan terus mensupportnya agar menyelesaikan permainannya itu. Perlahan-lahan sambil diarahkan akhirnya dia berhasil. Dukungan dari orang terdekat seperti ini sangat penting agar anak bisa percaya diri. 

Kecerdasan interpersonal (sosial) adalah kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan anak beradaptasi, bekerjasama, berelasi dengan lingkungan teman sebaya dan orang di sekitarnya. Untuk menstimulasinya, Faiq selalu saya ajarkan untuk bermain bersama teman-temannya dengan baik. Artinya saya mengajarinya untuk menghargai teman, tidak menang sendiri, meminta maaf bila salah, berterima kasih bila menerima sesuatu dari teman, saling berbagi makanan, dan lain-lain. Hal ini penting untuk kehidupannya kelak, agar ia mampu hidup bermasyarakat dan bekerja secara tim dengan baik.
Bermain bersama teman-teman, menstimulasi kecerdasan interpersonalnya (doc. pribadi)

Cerdas Secara Spiritual
Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang berhubungan dengan ketuhanan. Kecerdasan ini meliputi hal-hal seperti ketergantungan yang hanya kepada Tuhan, tentang prinsip-prinsip kebenaran, keadilan, kebaikan, mengenai ciptaan Tuhan, dan lain-lain. Karena saya seorang muslim, maka saya mendidik anak saya dengan cara Islam pula. Saya stimulasi kecerdasan spiritualnya dengan rajin mengajaknya mengaji, menghafal surat pendek dan doa-doa, mengajarkan shalat dan ikut serta mengerjakannya, dan lain-lain.
Dan yang lebih penting dari amalan-amalan itu adalah memberikan pemahaman kepada Faiq bahwa Allah-lah penciptanya, memohon/berdoa hanya kepada-Nya, berbuat baik atau buruk mempunyai nilai berbeda di sisi Allah, dan seterusnya.

Memberikan stimulasi untuk kecerdasan anak juga memerlukan konsentrasi dari anak itu sendiri. Karena tanpa konsentrasi yang baik kita sebagai orang tua akan sedikit kesulitan dalam proses menstimulasi melalui aktivitas bermainnya. Coba bayangkan jika kita baru mulai membacakan sebuah cerita, baru satu paragraf si kecil sudah berlarian ke sana ke mari, dan tak mau mendengarkannya. Tentu kita akan kewalahan. Maka mengusahakan agar daya konsentrasi anak berkembang lebih baik adalah hal yang perlu. 

Selain melalui permainan yang bisa meningkatkan daya konsentrasi anak seperti permainan konstruksi dan yang lainnya, nutrisi yang diberikan kepada anak juga sangat membantu memperbaiki daya konsentrasi anak. Saya berusaha memberikan nutrisi yang seimbang bagi Faiq. Misalnya tidak memberikan karbohidrat yang berlebihan, membatasi makanan/minuman dan cemilan manis, memberikan susu dengan kadar gula rendah, dan tentu saja vitamin sebagai penambah daya konsentrasi anak.

Seven Seas Emulsion adalah pilihan yang sangat bagus untuk dikonsumsi anak. Karena mengandung DHA dan multivitamin yang baik untuk perkembangan otak anak. Untuk mengoptimalkan kecerdasan Faiq, saya juga memberikannya untuk Faiq, selain dengan usaha-usaha di atas.

Demikianlah usaha-usaha saya dalam menstimulasi kecerdasan anak. Hanya dengan usaha dan doa, semoga kelak anak saya dapat menjadi orang yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual. Sehingga dapat memberikan sumbangsih yang bermanfaat bagi diri, lingkungan, bangsa dan agamanya. Aamiin.



Referensi:
  • Quantum Quotient (Kecerdasan Quantum), Ir. Agus Nggermanto, Penerbit Nuansa, Bandung, cet. ke-5, 2003.
  • http://health.kompas.com/read/2012/07/02/11494856/9.Kecerdasan.Anak.yang.Perlu.Diketahui.Orang.Tua



Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes Blog "Moms and Baby's Diary"




23 comments:

  1. wow....kereen banget...bisa bikin artikel sepanjang ini mbak? he2. siip deh, btw, itu logo apa mbak? yang gambar laptop sama telpon kayknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. Makasih mbak.. Ya yang jelas ga secepat mbak Nunung lah bikinnya :-)
      eh logo apa ya mbak? Di mana, kok aku ga liat??

      Delete
    2. itu mbak, paragraf awal, kalimat akhir. trus yang dibagian kecerdasan visual-spasial...

      Delete
    3. Oke mbak, ntar kuedit lagi. Ini lagi pake hape, ga keliatan dan ga bisa edit :-) makasih ya mbak..

      Delete
    4. kok dari PC ku ga kelihatan ya mbak? itu tulisan/gambar senyum " :) " gitu mbak.. eh kok jadi lain ya tampilannya di lepi mbak Nung?? bingung mode: on hehehe...

      Delete
    5. he2, beneran mbak dari lepi dan komputerku sama, ada gambar laptop dan telepon. hihihi gak tau deh. aku juga tau maksudnya itu gambar/logo senyum. tapi kenapa yg tampak jadi gambar itu ya? *aneh...garuk2 kepala...

      Delete
    6. penampakan laptop dan telepon. hiiiiii.... :D

      Delete
  2. sukses dgn lombanya ya mba :)
    Faiqnya jg ttp sehat ya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbak Irma :-)
      semoga kesehatan dan keberkahan juga senantiasa menyertai mbak dan keluarga. Aamiin..

      Delete
  3. Sukses ya Mbak Diah semoga menang, btw brp tahun usia Faiq ? lucu banget

    ReplyDelete
  4. makasih mbak Tini, aamiin... :)
    usia Faiq sekarang 2 tahun 11 bulan mbak, udah saya tulis kok di atas itu :)

    ReplyDelete
  5. Komplit..plit..plit. Semoga menang ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. asyiiiikkk.. dapat dukungan dari suhunya (jingkrak-jingkrak kegirangan) hehhee... makasih mbak Arin, aamiin....

      Delete
  6. Waah keren tulisannya
    Semoga menang Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mbak Esti.. masih kerenan tulisan-tulisan mbak Esti kali yaa :) makasih juga doanya, aamiin...

      Delete
  7. kerennn dehhh,jadi inget masa mengajar di TK dulu!

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mbak Aisah, asyik ya mbak ngajar anak-anak? kalau saya pernah ikut ngajar di PAUD dan TK, tapi ga betah, ga pinter nyanyi-nyanyi :D

      Delete
  8. mba, bagus sekali lho penuturannya, jadi ingin ikut lombanya. btw, sukses ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mbak Astin yang selalu memuji :) ayo mbak ikutan, masih ada beberapa periode lho....

      Delete
  9. sama kayak mbak Nunung, ada gambar laptop dan hp nya mbak Diah

    ReplyDelete
    Replies
    1. gambarnya gedhe apa ga mbak? mengganggu ga sih kira-kira? btw makasih ya mbak udah mampir :)

      Delete
  10. Kereeen sekali mbak, bisa bikin tulisan yang panjang :) slm sukses deh mbak, monggo kpn2 mamopir y :-bd

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mbak Christanty, yah belajar nulis sekaligus belajar ndidik anak mbak, jadi ini tuh termasuk curhat juga :)
      udah mampir mbak, aku join :)

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung :)
Saya akan senang jika teman-teman meninggalkan komentar yang baik dan sopan.
Mohon maaf komentar dengan link hidup akan saya hapus ^^.

Kumpulan Emak Blogger

HALO BALITA


Ibu-ibu Doyan Nulis


Followers

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Alexa Rank

© 2016 DeKa | Powered by Blogger | Template by Enny Law